Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi AB 4962 MV yang dikendarai Adi Saputra (24), warga Sumber, Planjan, Kapanewon Saptosari. Saat kejadian, korban berboncengan dengan Septian (20), warga setempat.
Kapolsek Tepus, AKP Suryanto menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dari arah Tanjungsari menuju Tepus dengan kecepatan tinggi.
“Pembonceng sempat mengingatkan pengendara untuk mengurangi kecepatan, namun diduga pengendara tidak mampu mengendalikan kendaraan saat melintas di lokasi kejadian,” jelasnya.
Sesampainya di Jembatan Rowari, sepeda motor tersebut menabrak beton tugu jembatan hingga kedua korban terpental ke badan jalan. Akibat benturan keras, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dengan kondisi bodi melengkung.
Dalam kejadian tersebut, pengendara mengalami luka sobek pada bagian perut kiri sepanjang kurang lebih 10 sentimeter dan harus mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara itu, pembonceng mengalami luka lecet pada kedua lutut serta bengkak di bagian pelipis kiri.
“Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Saptosari untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” tambah AKP Suryanto.
Petugas dari Polsek Tepus yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata korban dan saksi, serta membantu proses evakuasi kendaraan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di jalur JJLS yang memiliki karakteristik jalan panjang dan kerap membuat pengendara melaju dengan kecepatan tinggi.
“Utamakan keselamatan, kurangi kecepatan, dan tetap waspada terutama saat melintas di jembatan maupun jalur rawan kecelakaan,” pungkasnya.


0 Komentar