AKURAT-MENGINSPIRASI-BERBUDAYA

  • Sosial

    aksi giat 1000 masker dilakukan Karangtaruna Desa Giripurwo bersama Pemerintah Desa Giripurwo dibantu relawan Jalasena,komunitas Nyawij

  • Budaya

    masyarakat Padukuhan Karang,Desa Girikarto,Kecamatan Panggang memiliki tradisi upacara bubuh-bubuh atau tolak bala

  • Peristiwa

    Peristiwa Kebakaran Yang Menimpa Rumah Salah satu Warga Semanu Gunungkidul

  • FlashNews

    Presiden Jokowi meminta para peneliti Indonesia untuk membuat vaksin korona. Hal tentu akan menjadi perhatian khusus mengingat pasien positif korona di Indonesia terus mengalami peningkatan.

  • Wisata

    Gunungkidul (Handayanipost.blogspot.com)-- Pemerintah daerah Kabupaten Gunungkidul akan segera membuka kembali obyek wisata. Namun pembukaan ini masih bersifat simulasi penerapan New Normal atau tatanan kebiasaan baru.

Gunungkidul Maju Dengan Program Ketahanan Pangan Melalui Ekonomi Kerakyatan,GBC Korda Gunungkidul Diresmikan


GUNUNGKIDUL (Wartahandayani.com)_Untuk memajukan Gunungkidul lebih maju dengan program-program ketahanan pangan melalui ekonomi kerakyatan .Minggu 12 juli 2020 dengan dihadiri perwakilan 47 peserta dari 18 Kapanewon se Kabupaten Gunungkidul membentuk Gerakan Bakti Cendana (GBC) Korda Gunungkidul 

Dengan potensi yang ada di Gunungkidul dari hasil buminya diharapkan bisa menjadi salah satu penyemangat warga seluruh Kabupaten Gunungkidul untuk lebih maju dengan memanfaatkan hasil bumi menjadi berbagai bahan pangan,olahan makanan,oleh-oleh,bahkan sovenir yang nantinya bisa menjadi sumber penghasilan dari para pelaku usaha kecil menenggah


Dihadiri secara langsung untuk meresmikan GBC Korda Gunungkidul Benny Atmajaya Ketua UMKM DIY dan turut hadir juga sesepuh Keraton Ngayogyakarta GRM Hertriasning ,memberikan banyak motivasi kepada seluruh perwakilan dari berbagai wilayah Kapanewon yang hadir dalam acara pembentukan GBC Korda Gunungkidul


Acara peresmian cabang GBC Korda Gunungkidul diadakan dirumah Ketua Korda Gunungkidul Umi Widianingsih ,Spd. Jalan Wanagama 1,RT 3,RW 1 Kelurahan Banaran,Kapanewon Playen,dengan dihadiri perwakilan dari 18 kapanewon kegiatan berlangsung damai dan lancar 

"Dengan dibentuknya GBC Korda Gunungkidul ini saya banyak berharap nantinya warga Gunungkidul akan lebih maju lagi untuk UMKM nya dan juga potensi-potensi yang lainya yang mana nantinya melalui Koperasi-koperasi yang ada akan kami bantu dalam segi pemasaranya .Melihat respon yang masuk ke kami kendala yang sangat susah bagi para pelaku usaha yaitu dibidang pemasaran " terang Benny

 
Disamping itu pihaknya juga mengatakan bahwa GBC Korda Gunungkidul ini murni mengajak kalangan masyarakat untuk bersama-sama maju dalam UMKN nya,dengan cara menjalin kerjasama dengan pihak pemasaran dan tidak ada sangkut pautnya denga politik

"Kami tidak ada politik sama sekali,kegiatan kami murni untuk ketahanan pangan yang ada di Gunungkidul" tegas Benny dengan singkat

Dilokasi yang sama Umi Widianingsih,Spd selaku Ketua Korda Gunungkidul mengajak warga masyarakat untuk tetap menggunggulkan potensi-potensi yang ada di Gunungkidul demi majunya Gunungkidul melalui ekonomi kerakyatan

"Saya mengajak siapa saja untuk bergabung dengan kami,mari kita bersama-sama maju dengan kerjasama yang baik dan sudah banyak dibantu kedepanya untuk pemasaran apapun yang kita buat dan kita hasilkan agar perekonomian warga Gunungkidul tetap stabil ,dan tentunya harapan besar bisa menjaring banyak peluang pekerjaan bagi yang membutuhkan pekerjaan" terang Umi

Haris

Untuk berlangganan berita hub Telp/WA :081336432313
Share:

Kejar Target Bedah Rumah Tris Paiman:Komunitas Tanggap Bencana Nglipar "KTBN" Ikut Andil Giat Bedah Rumah


NGLIPAR (Wartahandayani.com)_Bentuk kepedulian yang ditunjukan oleh Komunitas Tanggap Bencana Nglipar (KTBN) turut serta membantu renovasi rumah milik Tris Pariman warga Padukuhan Ngeblak ,RT/RW 01/03,Kelurahan Katongan,Kapanewon Nglipar 

Tris Pariman masuk dalam program CSR Bank BPD DIY dan BAZNAS memberikan dalam bentuk bantuan bahan bangunan dengan nominal Rp 15.000.000 rupiah guna bangun rumah dengan ukuran 5x7 meter permanen

Supriyanta koordinator lapangan KTBN menjelaskan bahwa kegiatan tersebut murni betuk kepedulian komunitasnya untuk meringankan beban warga yang membutuhkan,ia juga menjelaskan dengan ikut terlibat dalam renovasi rumah milik Tris Pariman agar rumah miliknya segera selesai dan bisa ditinggali


"Saya hanya bisa membantu semampu kami,bersama teman-teman saya turut andil dalam giat sosial ini tidak ada tekanan apapun,bahkan bukan karena dilokasi giat masih lingkup wilayah kami,kita juga siap untuk membantu giat diluar wilayah kapanewon nglipar,kami berharap dengan kekompakan gotongroyong ini rumah milik pak Tris Pariman segera selesai" tegas Supriyanta

Dilokasi giat Tris Pariman juga mengatakan rasa terimakasihnya kepada Bank BPD DIY dan BAZNAS atas apa yang diberikan untuk beliau,ucap terimakasih juga diucapkan untuk semua warga dan relawan yang ikut membantu renovasi rumahnya 
"Semoga berkah buat semuanya" ucap Tris Pariman dengan singkat

Informasi giat bedah rumah kami dapat dari Sesepuh masyarakat dan salah satu tokoh politik kawakan Golkar  dan juga mantan anggota DPRD DIY Slamet Harjo ,yang saat ini beliau menggeluti pertaniannya yaitu tanaman pisang 

Red
Share:

Bedah Rumah Mbah Sadirah :Giat Ke 2 Solidaritas Kepedulian Lintas Ormas dan Komunitas Jatuh Di Kapanewon Saptosari


SAPTOSARI (Wartahandayani.com)_Salah satu warga Padukuhan Bulurejo,Kelurahan Monggol,Kapanewon Saptosari.Sadirah (80) hidup sendiri tanpa siapa-siapa,saat ini yang bertanggung jawab tetangganya yang kebetulan masih saudara namun saudara jauh 

Keseharian Sadirah hampir sama dengan warga yang lainya seusianya,masih aktif kegiatan sehari-hari dengam segala kesederhanaanya.Tinggal dirumah tua yang berukuran tidak begitu besar,dengan atap bocor jika hujan,bilik dari bambu yang dimakan rayap,jika tidur kedinginan


Sadirah tidak mendapatkan bantuan RTLH Bedah Rumah dengan alasan tidak ada penerusnya,atas ijin Tuhan Yang Maha Esa Sadirah mendapatkan rejeki dari Allah melalui tangan-tangan dermawan yang rencananya pada hari Jumat 17 juli 2020 rumah Mbah Sadirah akan dibedah

Rencana bangunan rumah akan dibikin dengan luas 3 x 6,Kamar mandi dalam dengan bangunan semi permanen,di tanah milik pribadi 

Giat kali ini melibatkan Komunitas Ampiri,Semar Gundul,Yayasan Peduli Dhuafa,Pelaku Usaha,KBPPPolri,Ormas Pemuda Pancasila PAC Semanu, Gebrak,Yayasan Jogo Deso,Forum Kader Bela Negara FKBN, Endang Peti,Dynamic Audio,Sahabat Mart,Rajawali Elektronik,Ormas Forum Jogja Rembug FJR,Surya Mandiri bersinergi dengan Pemkab Gunungkidul, TNI,Polri

Suhari C W dengan panggilan akrab Haris Pimpinan Redaksi Wartahandayani.com koordinator lapangan sekaligus penggerak kegiatan dengan mengatasnamakan "PULANGGENI" dibawah naungan Wartahandayani.com mengadakan giat bedah rumah untuk yang ke 2 kalinya

Sukses di acara giat pertamanya di Kapanewon Playen kali ini giat ke 2 jatuh di Kapanewon Saptosari denngan tema masih sama pada giat pertamanya yaitu "Kepedulian Lintas Ormas Dan Komunitas bersinergi dengan instansi terkait Pemkab Gunungkidul, TNI,Polri dan pelaku usaha yang ada di Kabupaten Gunungkidul"

"Saya hanya bisa menjebatani saja untuk menyalurkan niat teman-teman baik itu ormas atau komunitas dan para dermawan yang lainya untuk bersama-sama saling bergotong-royong untuk meringankan beban warga yang lebih membutuhkan" terang Haris

Pihaknya juga mengatakan kegiatan tersebut tidak akan berhenti sampai disini saja melainkan akan terus berupaya membantu warga yang membutuhkan dan juga membantu program-program pemerintah untuk mengentaskan warga yang saat ini masih membutuhkan pendampingan,dengan kemampuan yang dimiliknya

Titik

Untuk berlangganan berita hub Telp/WA :081336432313
Share:

Forum Jogja Rembuk FJR Adakan Bakti Sosial Bedah Rumah Mbah Sakinem




Gunungkidul (Wartahandqyani.com)- Forum Jogja Rembuk (FJR) laksanakan giat Bakti Sosial Bedah Rumah. Bedah Rumah kali ini menyasar rumah Mbah sakinem yang terletak di Dusun Gerotan,Desa Purwodadi, Kapanewon Tepus Gunungkidul.

Kegiatan  di mulai pada Sabtu 4/07/2020 dan selesai pada Minggu (5/6/2020) sore.
Dalyono selaku ketua FJR Korwil Gunungkidul menjelaskan bahwa kegiatan Bedah Rumah ini dilaksanakan murni dari Komunitas FJR dibantu oleh para donatur.

"Kegiatan ini  bisa terselenggara murni dari iuran anggota FJR, dibantu oleh para donatur yang rela menyisihkan sedikit rezeki untuk  sosial kemasyarakatan,"Ucap Dalyono (05/07).



Dalyono juga menambahkan bahwa dalam Bedah Rumah ini tidak ada unsur politik, karena  kegiatan bisa terselenggara memang untuk membantu orang orang yang membutuhkan.

"Dalam giat ini kami benar-benar membantu orang orang yang membutuhkan uluran tangan kita dan di setiap kegiatan kami tidak ada unsur politik  sekalipun,"tambahnya.

Mbah Sakinem selaku penerima Bedah Rumah merasa senang dan bersyukur karena dengan kondisi yang semakin tua masih ada orang orang yang peduli dengannya.

"Matur nuwun sampun di bantu ndamelke griyo kangge Kulo, mugi mugi saget berkah kagem sedoyo tiyang ingkang sampun mbantu Kulo," ,"Terima kasih telah membuatkan rumah buat saya, semoga menjadi berkah buat orang orang yang telah membantu saya,"ucap Mbah sakinem.

Hermawan

Share:

Sinergitas Pulanggeni Beserta Forum Jogja Rembuk (FJR) Dalam Sosial Kemanusiaan


Tepus(Wartahandayani.com)-- Setelah sukses dengan giat yang pertama time Pulanggeni terus bersinergi dengan rekan-rekan Forum Jogja Rembuk (FJR) Korwil Gunungkidul dalam Bedah Rumah Mbah Sakinem.

Mbah sakinem warga Gerotan,RT02,RW 09, Purwodadi Tepus Gunungkidul  merupakan seorang nenek parubaya yang kini tinggal sendiri di rumah yang reot dan nyaris ambruk.

Melihat kondisi Mbah sakinem yang seperti itu lantas membuat komunitas FJR Forum Jogja Rembuk beserta Pulanggeni tergerak hatinya untuk membedah rumah Mbah sakinem itu.

"Setelah sukses dengan bedah rumah yang pertama kami tim Pulanggeni bersinergi dengan Forom Jogja Rembuk turut ikut dalam bedah rumah Mbah sakinem yang di laksanakan oleh FJR,"ucap Endra Widiyanto selaku perwakilan dari Pulanggeni.

Rencananya pengerjaan bedah rumah ini akan  kami laksanakan pada hari Minggu 05/07/2020. Dalam pengerjaannya rencana akan di bantu warga sekitar.

"Untuk pengerjaan rencana akan dibantu warga sekitar Purwodadi beserta tim dari komunitas FJR dan Pulanggeni,"tambah Endra.

Endra berharap semoga sinergitas antar komunitas dan ormas akan selalu terjaga sampai kapanpun tentunya dalam bidang sosial kemasyarakatan.

  1. (Hermawan)
Share:

Pemasangan krapyak petilasan "Nyai Melik"




Bukan karena apa namun untuk apa
Pemasangan krapyak petilasan "Nyai Melik"
Dusun Mbungmanis,Kelurahan Pucanganom,Kapanewon Rongkop
Mari dimulai dari kita ,lestarikan budaya yang ada
Wong jowo ojo lali jowone
Petilasan nyai melik
Sebuah batu yang berada ditengah-tengah lahan pertanian milik warga
Konon cerita batu tersebut dulu kala sering berpindah-pindah tempat dan tidak tau ntah siapa yang memindahkannya
Suatu ketika batu dilokasi pertanian yang dipindah oleh warga keesokan harinya kembali lagi keposisi semula
Diatas batu terdapat pecahanan retak yang melambangkan lafal arab Allah
Konon dipercaya oleh masyarakat sekitar "JIKA ADA YANG BISA ANGKAT BATU TERSEBUT KEINGINANNYA TERKABULKAN ATAS IJIN TUHAN YANG MAHA ESA"
Tidak sedikit yang datang kelokasi untuk mencoba,alhasil hanya hitungan jumlah jari yang bisa mengangkatnya,sampai tempat itu sampai saat ini disakralkan oleh warga sekitar
Mari kita jaga dan kita lestarikan
Share:

Kebahagiaan Sudarno alias { Bumbung} Saat Serah Terima Bedah Rumah Oleh Lintas Komunitas,Ormas




o

PLAYEN (Wartahandayani.com) Bedah Rumah Pak Sudarno (Bumbung) penyandang difabel Warga Dengok lll, Kelurahan Dengok,Kapanewon Playen bentuk kepedulian yang diberikan oleh Pulanggeni dibawah naungan media online Wartahandayani.com dengan mengandeng Solidaritas Kepedulian Lintas Ormas Dan Komunitas bersinergi dengan Instansi terkait Pemkab Gunungkidul, TNI,Polri serta Pelaku Usaha di Kabupaten Gunungkidul 28/06/2020

Dalam kurun waktu 10 hari renovasi total dan memakan biyaya 21 juta rumah dengan ukuran 4x9 dan 1 unit kamar mandi telah diresmikan oleh Bupati Gunungkidul Ibu Hj Badingah yang diwakilkan oleh kepala Kapanewon Playen Muhamad Setyawan Indriyanto,S.H,MSi secara langsung dengan simbolis pemotongan pita bahwa sudah resmi diserahkan kepada Sudarn
Share:

Empat Hari Pencarian Diberhentikan Dihari Ke Lima "MR" Ditemukan Dalam Keadaan Membusuk Disemak-semak 500 Meter Timur Tower


SEMANU (Wartahandayani.com)_Sempat dihentikan pencarian di hari ke 4.Maryadi (53) Warga Padukuhan Nitikan, RT/RW 02/07,Kelurahan Semanu ,Kapanewon Semanu masuk hari ke 5 Maryadi ditemukan membusuk di lokasi Sudut Timur Lokasi tower.Sabtu 04/07/2020

Sempat diberitakan pada tanggal 30 juni 2020 hilang ,informasi keluarga hendak bersih-bersih lokasi tower,namun tidak kunjung pulang sampai malam

Pertamakali ditemukan oleh Jati yang masih kerabat korban dan Noto Rejo yang pada saat sebelum ditemukan memang menurut keterangan saksi niatan untuk mencari korban sekitar pukul 10:30 WIB berangkat dari rumah menuju lokasi pencarian setelah sampai lokasi sekitar tower didapati lalat banyak dan terlihat sesosok jenazah yang sudah membusuk

Korban ditemukan sekitar pukul 11:00 WIB dalam keadaan membusuk  

"Saya mencari korban bersama mertua korban langsung menyisir lokasi dari rumah menuju tower sekitar pukul 11:00 WIB kami dapati sudah keadaan meninggal dunia dalam keadaan membusuk" Terang jati

Kapolsek Semanu melalui Kanit Reskrim Polsek Semanu Iptu Sujino mengatakan benar adanya dengan ditemukannya korban sudah dalam keadaan membusuk disemak-semak lokasi tidak jauh dari tower



"Korban ditemukan pukul 11:00 WIB oleh warga yang kebetulan masih kerabat didapati barang bukti sebuah sapu lidi dan gatul yang biasa dipakainya untuk bersih-bersih lokasi tower berada didekat korban selanjutnya dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui sebah meninggalnya korban bersama tim Inafis dibantu SAR DIY Gunungkidul " jelas Kanit Reskrim Polsek Semanu

Saat ini evakuasi dilakukan oleh TIM SAR DIY Gunungkidul untuk dilakukan penanganan selanjutnya ,permintaan pihak keluarga jenazah minta dimandikan langsung dan dilakukan pemakaman

"Pemakaman langsung dilakukan oleh TIM SAR DIY Gunungkidul dipemakaman umum setempat" pungkasnya

Haris 

Untuk berlangganan berita hub Telp/WA :081336432313
Share:

Hebatnya Warga Gadungsari Untuk Menghadapi Covid 19


GUNUNGKIDUL (Wartahandayani.com)_SALAH SATU WARGA Gadungsari, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari datang   kepada saya. Dia meminta   agar saya menceritakan kehebatan Dusun Gadungsari. 
Saya iyakan karena Gadungsari memang dusun yang luar buasa. Saya  menyaksikannya sendiri. 

Di Dusun inilah awal mula ada warga Gunungkidul terkonfirmasi Positif Covid 19.  Semula menimbulkan heboh yang luar biasa.  Dari hari ke hari makin heboh akibat adanya warga positif Covid-19 dimakamkan dengan standard yang kurang rapih.  

Akibat dari hal ini Puskesmas Wonosari 2 merapid test warga yang masuk dalam wewengkon Puskesnas 2 Wonosari, tidak kurang dari 133 orang. 


Dalam perjalanan waktu  ada 8 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Ternasuk ada 3 orang warga yang dimakamkan dalam masa pandemi Covid.  

Belum lagi terhitung warga yang hasil rapid testnya reaktif,  sebanyak 15 orang termasuk pak Dukuhnya.

Hebatnya, warga Gadungsari kemudian dengan semangat guyub rukun saiyeg saeko proyo bangkit  seperti tokoh wayang Kresna tiwikromo jadi Buta Raksasa. Ini hanya ibarat ya. 

Sedemikian rupa mereka bangkit sedemikian rupa mereka memilih berjuang dengan gotong royong  merawat warganya yang terindikasi Covid-19. 


Bisa dikatakan dusun Gadungsari betul-betul memanjakan warganya. Bisa saya ambil contoh sedikit antara lain :  mereka melayani  dan mengusahakan makanan dan juga berbagai  kebutuhan sehari-hari dari bahan makanan pokok, sayuran, pulsa bahkan sampai dengan pesanan sate saja dilayani. Ibaratnya, mereka yang terkena Covid-19 di Gadungsari malah jadi seperti warga istimewa, sehingga wajarlah jika 8 orang  yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari Gadungsari segera sembuh semua. Dan 15 orang warga yg reaktif pulang dengan status negatif Covid-19. 

Sebagai Pelaksana Harian Covid 19 saya menyimpulkan  3 hal. Pertama, salut dan hormat kepada seluruh warga Gadungsari atas inisiatif dalam banyak hal sehingga bangkit dari tekanan  luar biasa akibat Pandemi Covid-19 dan mampu mengatasinya. 


Kedua sikap gumregah dan guyub rukun diekspresikan dalam ujud kerja kongkret  dari membuat produk home industri jamu, disinfektan,  dan yang lain bahkan sampai usaha perikanan adalah khas "gaya hidup wong Gunungkidul asli". Yang saya maksud etos kerja dan ketangguhan mentalnya hebat. 

Ketiga  pepatah yang pas untuk warga Gadungsari adalah : berakit rakit ke hulu berenang renang ketepian. Bersakit sakit dahulu bersenang-sengan kemudian. Karena itu Ibu Bupati berkenan melaunching Gadungsari sebagai Kampung Tangguh Nasional. Program kerjasama Pemda Gunungkidul dengan Polres Gunungkidul ini seperti jadi penanda : sopo nandur pari yo bakal panen pari. Insya Allah, karena dari Allah Swt Tuhan Yang Esa lah maka semua itu terjadi. Gadungsari memang luar biasa. 

Immawan Wahyudi
(Wakil Bupati Gunungkidul
Share:

Maryadi Diduga Dengan Sengaja Pergi Dari Rumah,Proses Pencarian Diberhentikan


SEMANU (Wartahandayani.com)_Proses pencarian Maryadi (53) warga Nitikan,RT/RW 02/07,Kelurahan Semanu ,Kapanewon Semanu yang dikabarkan hilang tanggal 30 juni 2020 memasuki hari ke 3 sekaligus hari terahir pencarian .(02/07/2020)

Pencarian ditutup pukul 17:00 WIB dan diputuskan pencarian Maryadi diberhentikan dengan berbagai alasan dan melalui berbagai pertimbangan dari berbagai pihak


02/07/2020 Secara resmi oleh pihak Basarnas,SAR DIY Gunungkidul, Relawan,dan yang terlibat sebelumnya proses pencarian memutuskan bahwa pencarian Survivor ditutup

Komandan SAR DIY Gunungkidul melalui Kasiop Dika Angga mengatakan bahwa keputusan diambil ditutupnya pencarian lantaran sudah bukan ranah pihak relawan melainkan yang bertanggung jawab adalah pihak kepolisian

"Keputusan ini diambil atas kesepakatan rekan-rekan potensi yang terlibat alasan kami tutup karena secara sengaja suvivor secara sengaja pergi dari rumah dan memang ada masalah dengan keluarga menurut keterangan yang kami dapat,adapun kami lanjutkan juga percuma pihak kami saat ini hanya bisa menunggu hasil dari pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus menghilangnya survivor ini" terang Kasiop Dika Angga

Dihari ke 3 pencarian belum juga mendapatkan hasil ,menurt info tanda-tanda keberadaan Maryadi juga tidak ada ntah kemana maka pihaknya memutuskan ditariknya tim bersama potensi-potensi yang terlibat.

Haris

Untuk berlangganan berita hub Telp/WA :081336432313
Share:

Popular Posts

Total Tayangan Halaman