Standar Kesehatan Jadi Sorotan, Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul Dihentikan


Gunungkidul, (Wartahandayani.com)– Sejumlah dapur dalam program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Gunungkidul untuk sementara dihentikan operasionalnya. Langkah ini dilakukan karena beberapa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum memenuhi standar kesehatan, sanitasi, serta kelengkapan fasilitas yang diwajibkan dalam Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026.

Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Alfian Yudha Praniawan, membenarkan adanya surat pemberhentian operasional sementara tersebut. Namun ia mengatakan jumlah pasti dapur yang dihentikan masih dalam proses verifikasi.

“Benar ada penghentian operasional sementara untuk beberapa dapur SPPG. Untuk jumlah totalnya di Gunungkidul saat ini masih kami pastikan kembali kevalidan datanya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penghentian sementara dilakukan karena sejumlah dapur belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan. Selain itu, beberapa dapur juga belum dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta fasilitas tempat tinggal bagi Kepala SPPG, Pengawas Gizi, dan Pengawas Keuangan.

Menurut Alfian, persyaratan tersebut penting untuk memastikan makanan yang diproduksi benar-benar aman dan layak dikonsumsi oleh masyarakat penerima manfaat program.

“Program ini menyangkut kesehatan masyarakat, sehingga standar kebersihan dan sanitasi dapur harus dipenuhi. Dapur yang belum memenuhi ketentuan diminta segera melengkapi persyaratan,” jelasnya.

Ia menegaskan, penghentian operasional ini hanya bersifat sementara. Pengelola dapur masih dapat mengajukan pencabutan penghentian setelah melengkapi persyaratan, termasuk mendaftarkan SLHS ke Dinas Kesehatan serta melengkapi fasilitas yang dibutuhkan.

Setelah itu, bukti pendaftaran SLHS harus dilaporkan kepada Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional sebagai bahan evaluasi sebelum dapur diizinkan kembali beroperasi.

Posting Komentar

0 Komentar