Kapolsek Ngawen, AKP Arif Heriyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.22 WIB ketika kondisi toko masih beroperasi.
“Benar, telah terjadi pencurian dengan kekerasan di Alfamart wilayah Ngawen. Pelaku berjumlah dua orang,” ujar AKP Arif.
Kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih. Nomor polisi kendaraan tersebut belum diketahui. Keduanya kemudian masuk ke dalam toko dengan masih mengenakan helm dan masker yang menutupi sebagian wajah.
Kedua pelaku awalnya berpura-pura menjadi pembeli. Mereka menanyakan lokasi etalase lakban kepada karyawan toko. Setelah ditunjukkan, keduanya bergerak menuju lokasi tersebut.
Karena merasa curiga, salah seorang karyawan meminta rekannya untuk mengawasi gerak-gerik kedua pelaku. Namun, saat salah satu karyawan mendekat, pelaku langsung melakukan kekerasan.
"Pelaku membekap mulut karyawan tersebut menggunakan tangan. Korban kemudian dilakban pada bagian wajah dan tangannya," ungkapnya.
Sementara pelaku lainnya mendatangi karyawan yang berada di meja kasir. Pelaku kemudian menodongkan benda menyerupai pistol dan memaksa korban menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang.
Korban yang berada dalam ancaman akhirnya menunjukkan lokasi gudang tempat brankas berada. Kedua karyawan kemudian dibawa masuk ke dalam gudang.
"Di dalam gudang, salah satu pelaku masih menodongkan pistol, sementara pelaku lainnya membawa pisau. Karyawan kemudian dipaksa membuka brankas," tambahnya.
Setelah brankas terbuka, pelaku mengambil uang tunai yang tersimpan di dalamnya. Total uang yang dibawa kabur diperkirakan mencapai Rp10.600.000.
Aksi kedua pelaku akhirnya terhenti ketika terdengar seorang pembeli masuk ke dalam toko. Keduanya kemudian langsung meninggalkan lokasi dan melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih.
Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan kedua pelaku.
“Kerugian uang tunai sekitar Rp10,6 juta. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan,” kata Arif.


0 Komentar