Dapur dan Gudang Rumah Warga Playen Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta


PLAYEN,(Wartahandayani.com)_Kebakaran melanda bangunan dapur dan gudang milik Sutriyono, warga Padukuhan Playen II RT 05/RW 02, Kalurahan Playen, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan cukup parah pada bagian atap bangunan dan sejumlah perabot yang tersimpan di dalam gudang.

Kepala UPT Damkar Kabupaten Gunungkidul, Handoko, menjelaskan bahwa kepulan asap pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas di depan rumah korban. Menyadari adanya kebakaran, warga segera meminta bantuan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Mendapat laporan tersebut, tim pemadam langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan dengan cepat sehingga tidak merembet ke bangunan lain," ujar Handoko.

Kebakaran terjadi pada bangunan dapur permanen berbentuk rumah kampung susun dengan denah berbentuk L berukuran sekitar 5 x 8 meter. Bangunan tersebut terdiri dari tiga ruangan yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan perabot bekas serta tempat penyimpanan stok gabah.

Dari hasil pengamatan awal petugas, kompor di lokasi ditemukan dalam kondisi mati atau saklar off. Karena itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses pendalaman lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 80 persen bagian atap bangunan dapur mengalami kerusakan. Sejumlah perabot bekas yang tersimpan di dalam gudang juga hangus terbakar. Selain itu, sebagian instalasi bangunan terdampak panas dan kobaran api.

Meski demikian, stok gabah atau padi yang tersimpan di lokasi berhasil diselamatkan sehingga kerugian yang lebih besar dapat dihindari.

Handoko menambahkan, nilai kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp10 juta. Setelah proses pemadaman selesai, petugas melakukan asesmen lapangan, pendataan kerusakan dan dampak kejadian, serta berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan setempat.

Posting Komentar

0 Komentar