Kapolsek Wonosari, Kompol Tri Wibawa, mengatakan penemuan jenazah bermula dari kecurigaan tetangga yang melihat rumah korban dalam kondisi tertutup namun lampu masih menyala.
“Sekitar pukul 14.30 WIB, saksi merasa curiga lalu mengecek dari jendela dan mendapati korban sudah dalam posisi terlentang di tempat tidur. Setelah itu, bersama Ketua RW dan Ketua RT, pintu rumah didobrak untuk memastikan kondisi korban,” jelasnya.
Dari hasil pengecekan rekaman CCTV di dalam rumah, lanjut Kapolsek, korban diperkirakan telah meninggal sejak Selasa (21/4/2026) malam, sekitar pukul 20.00 hingga 21.00 WIB.
“Korban tinggal sendirian. Berdasarkan pemeriksaan awal dari tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi, serta diperkirakan sudah meninggal lebih dari dua hari,” tambahnya.
Petugas dari Polsek Wonosari bersama tim identifikasi Polres Gunungkidul telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pendataan.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Wonosari untuk penanganan lebih lanjut sebelum dimakamkan.


0 Komentar