Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.15 WIB dan dipicu oleh intensitas serta curah hujan yang cukup tinggi.
“Akibat hujan deras, talud tebing di sisi jalan Clongop mengalami longsor kembali. Material longsoran didominasi bebatuan yang jatuh dan menutup badan jalan,” ujar Purwono.
Ia menambahkan, untuk mengantisipasi potensi korban jiwa serta menjaga keselamatan pengguna jalan, BPBD bersama unsur terkait segera melakukan langkah penanganan awal. Jalan penghubung utama antara Wedi, Kabupaten Klaten, dan Gedangsari, Gunungkidul, sementara waktu ditutup total.
“Penutupan dilakukan karena material longsor menutup sekitar 80 persen badan jalan dan masih terdapat potensi longsor susulan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil assessment di lapangan, talud beton dengan panjang sekitar 30 meter dan tinggi kurang lebih 15 meter dilaporkan ambrol. Meski demikian, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Gunungkidul, Panewu Gedangsari, Polsek Gedangsari, serta Danramil Gedangsari telah melakukan assessment dan pengamanan di lokasi kejadian. Untuk sementara, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur Jelok dan jalur Sampang.
“Untuk penanganan lanjutan, kami telah berkoordinasi awal dengan pihak Kapanewon Gedangsari dan Dinas Pekerjaan Umum tingkat provinsi. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi alat berat berupa bego, dump truck, serta peralatan pemotong besi guna membuka kembali akses jalan,” tambah Purwono.
Hingga saat ini, proses penanganan masih menunggu kepastian tindak lanjut dari instansi terkait, sementara status jalan di lokasi kejadian masih ditutup total.


0 Komentar