Korban diketahui bernama Iswanudin (49), buruh harian lepas, warga Dsn. Branjang RT 002 RW 010, Kalurahan Ngawis.
Kapolsek Karangmojo, AKP Suryanto, menjelaskan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 17.00 WIB saat salah satu saksi hendak mengantarkan makanan untuk berbuka puasa ke Balai Dusun tempat korban tinggal.
“Sesampainya di lokasi, saksi mendapati pintu dalam kondisi terkunci namun lampu masih menyala. Saksi kemudian memanggil nama korban berulang kali, tetapi tidak ada jawaban,” ujar Kapolsek.
Merasa curiga, saksi mencoba mengintip melalui ventilasi dan melihat korban sudah dalam posisi terlentang dengan kondisi perut tidak bergerak. Saksi kemudian memanggil dua warga lainnya untuk memastikan keadaan korban.
“Setelah dicek bersama, korban dipastikan sudah meninggal dunia. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Bhabinkamtibmas dan Polsek Karangmojo,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
“Korban diketahui memiliki riwayat hipertensi, diabetes, dan asam urat. Dugaan sementara meninggal karena faktor kesehatan,” tegas AKP Suryanto.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.


0 Komentar