Giyanti menjelaskan, pelaku datang ke warung dan berpura-pura memesan kopi. Saat korban beranjak ke dapur untuk menyalakan kompor dan merebus air, pelaku memanfaatkan kelengahan tersebut untuk mengambil tas milik korban yang digantung di dalam warung.
“Pelaku sempat pamit dengan alasan hendak membeli rokok. Namun tak lama setelah itu, korban menyadari bahwa tas miliknya telah raib,” tutur korban.
Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai sekitar 1 juta rupiah beserta sejumlah surat-surat penting milik korban. Mengetahui kejadian tersebut, korban sempat melakukan pengejaran hingga wilayah Gading, namun pelaku berhasil meloloskan diri.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi pelaku terekam kamera CCTV di wilayah Sambipitu. Rekaman tersebut kini menjadi petunjuk penting yang diharapkan dapat membantu aparat dalam mengidentifikasi dan melacak keberadaan pelaku.
Peristiwa ini menambah daftar kasus pencurian dengan modus pengalihan perhatian yang belakangan menyasar warung kecil dan pedagang rakyat, bahkan terjadi di siang hari saat aktivitas warga masih ramai.
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melayani pembeli seorang diri. Masyarakat juga disarankan menyimpan uang dan barang berharga di tempat yang aman, tersembunyi, dan terkunci, serta tidak lengah meskipun beraktivitas di jam-jam ramai.


0 Komentar