Lurah Pringombo, Ermina Kristiani Susanti, menyampaikan bahwa rumah yang terdampak diketahui milik Ngatimin (65), seorang petani setempat. Kejadian bermula saat hujan lebat disertai hembusan angin kencang melanda wilayah tersebut. Kondisi cuaca ekstrem itu membuat pohon kelapa di sekitar rumah warga roboh dan langsung menimpa bangunan dapur.
“Pohon kelapa roboh dan menimpa dapur rumah warga sehingga menyebabkan genting pecah dan sejumlah peralatan dapur rusak,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, sebanyak sekitar 500 genting mengalami kerusakan, disertai kerusakan pada kayu blandar dan usuk penyangga atap dapur. Kerusakan tersebut dikategorikan dalam tingkat sedang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Ngatimin beserta enam anggota keluarganya dilaporkan dalam kondisi selamat.
Usai kejadian, warga bersama aparat setempat melakukan penanganan awal dengan memotong batang pohon kelapa yang roboh serta membersihkan puing-puing bangunan yang rusak. Namun demikian, kebutuhan mendesak masih diperlukan, terutama terpal untuk menutup bagian atap dapur yang rusak mengingat cuaca masih sering diguyur hujan.


0 Komentar