Mesin Sumur Bor Pertanian di Tegalsari Siraman Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp25 Juta


WONOSARI (Wartahandayani.com)_Aksi pencurian kembali menyasar fasilitas pertanian di Kabupaten Gunungkidul. Kali ini, mesin sumur bor yang dimanfaatkan warga Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, menjadi sasaran pencurian dengan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sejak dibangun pada tahun 1980, baru kali ini mesin sumur bor ini mengalami pencurian.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Kejadian itu terungkap saat Joko, operator mesin sumur bor, hendak memanaskan mesin sebelum digunakan untuk pengairan lahan pertanian.

Berdasarkan perkiraan awal, panel dan kabel mesin sumur bor yang dicuri ditaksir bernilai sekitar Rp25 juta. Dari hasil pengecekan di lokasi, diduga pelaku masuk dengan cara membobol bagian atas bangunan tempat mesin sumur bor berada.

Mesin sumur bor tersebut merupakan aset milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang selama ini dikelola oleh Kelompok Tani Sumber Dadi Padukuhan Tegalsari untuk menunjang kebutuhan air pertanian warga.

Atas kejadian tersebut, pihak pengelola telah melaporkan kasus pencurian ke Polsek Wonosari. Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Warga bersama kelompok tani berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku pencurian. Pasalnya, keberadaan mesin sumur bor tersebut sangat vital bagi aktivitas pertanian warga, terutama untuk memenuhi kebutuhan air pada musim tanam.

Posting Komentar

0 Komentar