Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, mengatakan peristiwa longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan dilaporkan ke Polsek Tepus pada pukul 07.58 WIB. Setelah menerima laporan, anggota piket langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.
Pemilik rumah diketahui bernama Doni Irawan (35), seorang petani yang tinggal di Padukuhan Bolang RT 05/RW 06, Kalurahan Giripanggung. Saat kejadian, korban berada di sekitar rumah dan mendengar suara gemuruh serta benda jatuh cukup keras.
“Korban kemudian memeriksa sekitar rumah dan mendapati gundukan tanah serta beberapa batu kapur berukuran sekitar 1,5 hingga 2 meter longsor di halaman belakang rumah,” jelas AKP Suryanto.
Longsoran tanah dan batu kapur tersebut menimpa bangunan dapur, kandang ternak, tampungan air, serta mengenai dinding rumah korban. Peristiwa ini kemudian disampaikan kepada saksi dan dilaporkan ke Polsek Tepus.
Akibat kejadian tersebut, dinding rumah korban mengalami kerusakan ringan, sementara dapur, kandang, dan tampungan air rusak tertimpa runtuhan. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian material ditaksir mencapai Rp25 juta.
Penanganan kejadian longsor telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Gunungkidul bersama Polsek Tepus, Koramil 11 Tepus, pihak Kapanewon Tepus, serta dibantu warga setempat. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat intensitas hujan tinggi.


0 Komentar