Diduga Selewengkan Bantuan Jambanisasi, Oknum Dukuh di Songbanyu Tuai Kekecewaan Warga


Gunungkidul ( Wartahandayani.com )_Seorang oknum dukuh di Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, berinisial IDO, diduga melakukan penyelewengan bantuan jambanisasi. Bantuan yang seharusnya diperuntukkan bagi warga kurang mampu tersebut, berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dalam beberapa hari terakhir sejumlah warga melaporkan dugaan tersebut ke pihak kalurahan. Bahkan, menurut sumber yang diterima, oknum dukuh yang bersangkutan disebut telah mengakui bahwa uang bantuan jambanisasi senilai sekitar Rp7,5 juta memang digunakan sendiri.

Seiring kabar yang sampai ke kantor kalurahan, pihak dukuh dikabarkan menyatakan kesanggupannya untuk mengganti dana bantuan jambanisasi yang telah digunakan. Namun demikian, warga menyebut bantuan tersebut sempat belum direalisasikan kembali kepada penerima yang benar-benar membutuhkan.

Alih-alih disalurkan sesuai data lama penerima manfaat, warga mendapati adanya perubahan nama penerima bantuan berdasarkan hasil musyawarah bersama. Nama penerima yang tercantum saat ini disebut berbeda dengan warga yang sebelumnya telah lama terdata sebagai calon penerima jambanisasi.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan di kalangan warga. Mereka menilai tindakan oknum dukuh tersebut telah mencederai kepercayaan masyarakat. Meski demikian, warga mengaku memilih diam karena khawatir menimbulkan persoalan baru.

Di tengah masyarakat juga beredar dugaan adanya permasalahan lain yang pernah dilakukan oleh oknum dukuh tersebut. Namun, menurut warga, setiap permasalahan disebut selalu diselesaikan dengan pola yang sama tanpa penyelesaian yang tuntas dan transparan.

Sementara itu, setelah persoalan ramai di media sosial, Lurah Songbanyu, Giyarno, menghubungi pihak media melalui sambungan telepon WhatsApp. Ia menjelaskan bahwa permasalahan tersebut terjadi sekitar satu minggu lalu dan telah diselesaikan di tingkat kalurahan.

“Material bantuan jambanisasi saat ini sudah dikirimkan kepada penerima baru, yakni Sukanto RT 01. Sebelumnya penerima bantuan adalah Mbah Sukasih RT 01, namun berdasarkan berbagai pertimbangan dan hasil musyawarah, bantuan dialihkan kepada penerima yang baru,” jelasnya.

Hingga kini, pihak kalurahan menyatakan permasalahan bantuan jambanisasi tersebut telah ditangani dan bantuan sudah direalisasikan kembali sesuai kesepakatan bersama.

Posting Komentar

0 Komentar