Link Banner

Kelompok Arisan"Angle's" Berbagi,Kepada Abizar Mauza Yang Memiliki Kelainan Genetik Penyakit Langka

WONOSARI (Wartahandayani.com)_Anak kedua pasangan Mustakim (31) dan Kandi Widarni (33) warga Soka ll,rt 04/06,Desa Wunung,Kecamatan Wonosari memang cukup memprihatinkan.Karena menderita kelainan genetik langka ,kelainan yang di idap Abizar Mauza sudah sejak didalam kandungan sang ibu

Demi meringankan beban keluarga pasangan Mustakim dan Kandi Widarni,kelompok arisan "Angle's" mengunjungi rumah penderita kelainan genetik tersebut dan memberikan santuna berupa uang dengan harapan bisa membantu meringankan beban keluarganya

Kekompok arisan "Angle's" terdiri dari kelompok ibu-ibu dari berbagai kalangan juga wilayah,kelompok tersebut juga sering melakukan kegiatan-kegiatan sosial diberbagai wilayah salah satunya memberikan santuan berupa uang kepada keluarga Mustakim dan Kandi Widarni

Fitri HY(pipit) sapaan akrabnya yang mengetuai kelompok tersebut mengatakan bahwa kegiatan seperti memberikan santuna tersebut hanya sebatas sedikit membantu meringankan beban belia saja ,donasi yang tidak seberapa dihasilkan dari semua anggota kelompok saling patungan

"Semuga berkah buat semuanya,juga bisa sedikit membantu buat biyaya pengobatan Abizar Mauza, dan semoga adik Abizar segera diberikan kesembuhan dan juga untuk orang tuanya selalu diberikan kesabaran menghadapi kondisi anaknya yang tidak seperti anak-anak pada umumnya"tegas Pipit


Abizah Mauza saat lahir beratnya 2,5 kilogram dan tingginya 46 centimeter dan kondisi kepalanya membesar tidak seperti bayi pada umumnya.Selain kepalanya membesar mata bagian kanan Abizar Mauza tertutup selaput merah juga sejak lahir Abizar Mauza tidak memiliki kornea,kadang selaput merahnya keluar,kelainan juga nampak terlihat pafa bagian telinganya juga kecil,sementara testisny diatas dan tidak muncul

Abizar Mauza positif terkena Palliseter Killian Syndrom termasuk kelainan genetik yang cukup langka,saat ini Abizar Mauza sudah berumur 13 bulan ,berat badannya juga terbilang minim hanya 6,2 kilogram.Yang dikonsumsi Abizar Mauza saat ini hanya susu formula dan Asi saja

Pihak keluarga masih menunggu keputusan dokter yang kata ibu Abizar "Kandi" proses oprasi harus menunghu usia Abizar dua tahun

Pada saat itu memang sudah dibilang dokter sejak masih didalam kandungan sudah terlihat tanda-tanda kelainan pada anak saya,namun saya tetap optimis untuk kelahiran anak saya,karena apapun keadaannya anak saya adalah anugrah yang diberikan untuk kekuarga saya,jadi saya harus bisa menerima apa pun keadaanya"terang ibu Abizar Mauza sambil meneteskan air mata

Saat ini hanya melalui pengobatan terapi yang saya sering berikan buat anak saya,karena dengan terapi harapannya akan sembuh dan itu anjuran dari dokter juga "ujarnya

Harapan terbesar saya Abizah segera mendapatkan pengobatan dan segera sembuh,layaknya anak-anak yang lainnya" pungkasnya

Titik

Posting Komentar

0 Komentar