Musim Penghujan Pendek, Petani Muda Asal Gedangsari Kembangkan Jenis Padi Genjah Trisakti 65HST Panen - Warta Handayani

Musim Penghujan Pendek, Petani Muda Asal Gedangsari Kembangkan Jenis Padi Genjah Trisakti 65HST Panen

Share This

GEDANGSARI,(WH) - Perubahan musim yang tak menentu mengharuskan petani semakin cerdas dalam bercocok tanam, Subadri (40) Petani muda asal Dusun Manggung, Desa Ngalang, Desa Gedangsari ini salah satunya. Pria 2 anak ini menceritakan bahwa Benih Padi Trisakti (Berat 5 kg)Padi trisakti telah lama diketahui masyarakat akan keunggulannya sebagai padi yang : Cepat panen (75 hst) Perawatan mudah Hasil cukup bagus Lumayan tahan rebah Dikenal juga sebagai benih padi paling genjah. Potensi hasil yang didapatkanpun lumayan yakni hingga 7 ton per hektar. Jadi satu tahun bisa dipanen 4 kali jika kebutuhan air tercukupi.

Mungkin banyak dari petani yang membutuhkan padi marathon alias padi yang ditanam secara terus menerus hingga 1 tahun penuh tanpa henti. Kondisi seperti ini tentunya padinya harus bisa panen paling lambat 70 hari agar ada waktu beberapa minggu untuk pengolahan tanah. Berbeda dengan padi m70d maupun padi m400 buatan HKTI yang diprakarsai oleh pak Meoldoko dengan masa panen 70 hari, padi trisakti ini panennya ialah 75 hari setelah tanam ( Kondisi lahan Irigasi Teknis ).

Spesifikasi Padi Trisakti Varietas Adalah Sebagai Berikut : Padi Trisakti Umur: 65-80 (rata-rata 75 hari) Ketinggian: 90 cm Bentuk batang: standar, bulat tegak Bentuk tanaman: agak mekar tegak Bentuk daun: tegak Bentuk gabah: ramping Jumlah gabah: 225 - 250 butir per malai Hasil: rata-rata 7 ton per hektar Potensi hasil: 11 ton per hektar Ketahanan: Tahan terhadap Cekaman kekeringan / kurang air Tahan hama: Blast Ras 003 dan agak tahan wereng coklat Rasa: pulen agak beraroma sedap (Aroma Harum ) Keunggulan utama dari benih padi trisakti adalah padinya yang umurnya pendek. Hanya dalam 2, 5 bulan saja sudah panen. Hasilnya pun cukup baik jika memang kondisi tanahnya subur yakni bisa mencapai 11 ton / ha. Namun rata-rata produksi ialah 7 ton lebih untuk setiap hektarnya. 

"Di Dusun Manggung, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari ini baru 3 KK yang menanam padi jenis Trisakti 65HST Panen sebenarnya padi jenis ini perawatannya cukup  mudah serta lebih tahan terhadap hama,"imbuh Subadri.(15/06/2019)

"Berasnya sendiri lebih pulen, untuk ketersediaan bibitnya di toko pertanian belum ada mungkin kedepan jenis padi ini bisa menjadi salah satu pilihan para petani,"pungkasnya.(Hari)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here