Kapolsek Panggang AKP Gatot Sukoco mengatakan, sapi tersebut merupakan milik Parsudi, warga Wintaos, Girimulyo. Peristiwa pertama kali diketahui oleh Partiyem, istri Parsudi, sekitar pukul 07.00 WIB saat hendak mengecek ternak di ladang.
“Sapi tersebut terakhir kali terlihat masih hidup dan dalam kondisi sehat pada Kamis sore sekitar pukul 17.30 WIB,” kata Gatot.
Saat diperiksa pada Jumat pagi, sapi tersebut telah ditemukan dalam kondisi mati. Berdasarkan kondisi fisik bangkai di lokasi, terdapat dua dugaan yang muncul. Sapi tersebut diduga menjadi korban penjagalan atau penyembelihan oleh orang yang tidak dikenal, atau kemungkinan diserang hewan liar seperti serigala maupun anjing hutan.
Hewan liar tersebut diketahui kerap mengintai kawasan tegalan di sekitar lokasi.
Meski mengalami kerugian, keluarga Parsudi menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Pihak keluarga juga memilih tidak berprasangka buruk maupun menuduh pihak tertentu atas kematian sapi tersebut.
Akibat kejadian itu, Parsudi mengalami kerugian materi berupa satu ekor sapi yang ditaksir senilai sekitar Rp15 juta.
Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait peristiwa tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kematian sapi.


0 Komentar