Bangunan berukuran sekitar 3 x 6 meter itu ludes terbakar dan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp5 juta.
Handoko, Kepala UPT Damkarmat Gunungkidul mengatakan, kebakaran diduga berasal dari bekas perapian yang digunakan untuk membakar sampah. Perapian tersebut berada di dekat bangunan yang terbakar.
Peristiwa pertama kali diketahui oleh tetangga korban. Mengetahui adanya api, tetangga kemudian memberitahu pemilik bangunan. Posisi bangunan berada di belakang rumah dan tidak jauh dari masjid yang masih dalam proses pembangunan.
Anak pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Petugas Regu 2 UPT Damkarmat Gunungkidul segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran atau Blambir. Proses pemadaman dilakukan dengan penyemprotan air dan dibantu oleh masyarakat sekitar.
Api akhirnya berhasil dipadamkan. Petugas selanjutnya melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.
Dalam kejadian tersebut, bangunan yang sebelumnya merupakan kandang dan kemudian dimanfaatkan sebagai dapur serta gudang kayu tidak dapat diselamatkan. Seluruh bangunan berukuran 3 x 6 meter tersebut habis terbakar.
Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Sementara kerugian akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp5 juta.


0 Komentar