Insiden yang melibatkan dump truk, mobil penumpang, dan sepeda motor itu mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Sugiyanto, mengatakan kecelakaan bermula saat Dump Truck Dyna nomor polisi AB 8415 LD bermuatan pasir melaju dari arah Semanu menuju Giripanggung.
Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus menanjak, pengemudi dump truk hendak menurunkan gigi transmisi dari posisi dua ke posisi satu. Namun perpindahan gigi tidak berhasil dan justru masuk posisi netral, sehingga kendaraan berjalan mundur tanpa terkendali.
Pada saat bersamaan, di belakang dump truk melaju mobil Honda Brio nomor polisi AB 1438 NP yang dikemudikan R. Kusnanto (57), warga Purwomartani, Kalasan, Sleman. Di sisi kiri mobil tersebut juga melaju sepeda motor Honda Vario nomor polisi AB 6092 YG yang dikendarai Merita Dwi Setianingsih (23), warga Hargosari, Tanjungsari, berboncengan dengan Fernando Abbas Ferdian (7) dan Suwartini (51).
Dump truk yang meluncur mundur lebih dahulu menabrak bagian depan Honda Brio. Pengemudi mobil kemudian berupaya menghindar ke arah kanan. Namun dump truk terus bergerak mundur hingga menghantam sepeda motor Honda Vario.
Akibat benturan tersebut, sepeda motor beserta pengendara dan dua pemboncengnya terjatuh dan terlindas dump truk. Kendaraan baru berhenti setelah menabrak pohon di sisi timur jalan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis RSUD Wonosari, pengendara sepeda motor, Merita Dwi Setianingsih, mengalami luka sangat berat berupa perut hancur, kedua paha hancur, serta punggung kaki kiri sobek. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara itu, Fernando Abbas Ferdian mengalami memar pada bahu kanan, lecet di perut kanan, luka terbuka pada paha kanan dan telapak kaki kanan dalam kondisi sadar. Adapun Suwartini mengalami lecet pada kepala bagian kanan, bahu dan lengan kanan bengkak, serta luka sobek pada kaki kanan dan juga dalam kondisi sadar.


0 Komentar