Puluhan petarung dari berbagai daerah telah menyatakan kesiapan mereka untuk naik ke ring. Sebanyak 60 petarungakan saling adu kemampuan dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit dan menghibur para pecinta olahraga tarung.
Ketua Panitia Groundfist Vol II, Ahmad Zildan Ardani, mengatakan seluruh rangkaian persiapan telah dilakukan, termasuk registrasi dan sesi face off yang digelar di Kalahari Resto, Jumat (24/7/2026) sore.
Menurutnya, sesi face off bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi momen untuk membangun mental, kepercayaan diri, sekaligus membakar semangat para petarung sebelum bertanding.
"Sebanyak 60 petarung sudah terdaftar dan siap tampil. Kami berharap seluruh pertandingan berlangsung sportif dan menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat," ujarnya.
Groundfist Vol II mempertandingkan tiga cabang olahraga tarung, yakni boxing, kick boxing, dan muaythai. Seluruh pertandingan dibagi dalam kategori putra dan putri sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Salah satu petarung putra yang mencuri perhatian adalah Wiliam yang berpostur tinggi kekar. Iamengaku sangat antusias menyambut laga yang akan dijalaninya.
Wiliam mengatakan dirinya telah menjalani persiapan intensif dengan meningkatkan latihan fisik. Seluruh latihan tersebut dilakukan demi meraih kemenangan di atas ring.
"Saya sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Semoga besok bisa tampil maksimal dan membawa pulang kemenangan," ungkapnya penuh optimistis.
Panitia juga memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama selama pertandingan berlangsung. Berbagai perlengkapan pelindung seperti sarung tinju, pelindung kepala, dan pelindung kaki telah disiapkan sesuai standar pertandingan.
Selain itu, panitia menggandeng PMI Kabupaten Gunungkidul untuk memberikan dukungan medis selama acara berlangsung. Petugas kesehatan akan bersiaga di lokasi guna memberikan penanganan cepat apabila ada petarung yang mengalami cedera saat bertanding.
Dengan persiapan yang matang, Groundfist Vol II diharapkan tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan para petarung, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet olahraga tarung sekaligus hiburan olahraga yang mampu membangkitkan semangat generasi muda di Gunungkidul.

0 Komentar