Kapolsek Saptosari, AKP Sigit Teja Sukmana, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi AB 3235 R yang dikendarai RPP (16), pelajar asal Padukuhan Pendem, Kalurahan Karangduwet, Kapanewon Paliyan, melaju dari arah timur menuju barat.
Saat itu, korban memboncengkan temannya, RKP (15), pelajar asal Padukuhan Watugilang B, Kalurahan Mulusan, Kapanewon Paliyan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Bus Pariwisata bernomor polisi BE 7541 FU yang dikemudikan OSO (34), warga Batanghari, Ogan, Pesawaran, Kalimantan Timur. Bus tersebut diduga sedang berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.
"Bus pariwisata melaju dari arah barat menuju timur dan bermaksud mendahului kendaraan yang ada di depannya," ujar AKP Sigit Teja Sukmana
Benturan keras pun tak dapat dihindari. Sepeda motor yang dikendarai kedua pelajar terseret bus, sementara kedua korban terlempar dan terkapar di badan jalan. Warga bersama pengguna jalan yang melintas segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Saptosari.
"Kedua korban dibawa ke RSUD Saptosari untuk mendapatkan perawatan," katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor, RPP, mengalami luka berat berupa patah tulang paha kanan dan kiri, patah pergelangan tangan kanan dan kiri, luka sobek di pelipis kanan, serta cedera kepala berat. Sementara pembonceng, RKP, mengalami luka terbuka pada betis kaki kanan, luka terbuka di bibir sebelah kiri, serta luka lecet pada paha kanan.


0 Komentar