Insiden nahas tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.
Kendaraan yang terlibat yakni Mobil Penumpang Nissan Grand Livina nomor polisi B 1396 UKY yang dikemudikan Ryan Adi Santoso (27), warga Kalierang, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Kemudian sepeda motor Yamaha Vixion nomor polisi AB 6896 NW yang dikendarai Bibit Galih Setiawan (22), warga Ngeposari, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, serta sepeda motor Honda Vario nomor polisi AB 5075 M yang dikendarai Florentinus Mega Bima Manggala (24), warga Gading, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul.
Berdasarkan keterangan petugas, sebelum kejadian mobil Nissan Grand Livina melaju dari arah barat atau Wonosari menuju arah timur atau Semanu.
Sesampainya di lokasi kejadian, tepat di depan kantor SL Komputer, kendaraan tersebut bermaksud berbelok ke kanan di jalan lurus mendatar.
Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai Bibit Galih Setiawan.
“Karena jarak terlalu dekat dan tidak cukup ruang untuk menghindar, akhirnya terjadi tabrakan antara mobil dan sepeda motor Yamaha Vixion,” ujar Ipda Nur Ikhwan.
Benturan keras membuat pengendara Yamaha Vixion bersama kendaraannya terjatuh di jalur menuju arah Semanu atau di sebelah utara marka jalan.
Nahas, pada saat bersamaan dari arah barat atau Wonosari, tepat di belakang mobil Nissan Grand Livina juga melaju sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Florentinus Mega Bima Manggala.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengendara Honda Vario tidak sempat menghindar dan kemudian menabrak pengendara Yamaha Vixion yang sudah dalam posisi terjatuh di badan jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha Vixion, Bibit Galih Setiawan, mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari petugas RSUD Wonosari, korban mengalami patah tulang hidung dan dagu, luka sobek pada pipi kanan, pendarahan pada hidung dan telinga, serta cedera kepala berat.
Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Ipda Nur Ikhwan mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi lalu lintas saat hendak berbelok maupun mendahului kendaraan lain.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, dan memastikan kondisi aman sebelum berbelok agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.


0 Komentar