Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Janaloka yang telah mendapatkan amanah untuk memimpin organisasi paguyuban dukuh selama lima tahun ke depan.
“Selamat kepada seluruh pengurus Janaloka yang telah mendapatkan amanah untuk memimpin organisasi pada periode 2026-2031 ini,” kata Endah Subekti Kuntariningsih.
Menurutnya, pengukuhan kepengurusan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen pengabdian, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kontribusi para dukuh dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Gunungkidul.
Ia juga berharap para dukuh mampu memahami kondisi masyarakat di wilayah masing-masing, terutama dalam pendataan warga yang membutuhkan bantuan sosial maupun perhatian pemerintah.
“Saya berharap kepada para dukuh untuk bisa memahami serta memetakan warganya mana yang membutuhkan bantuan dan mana yang tidak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Janaloka terlantik, Iduk Sudiyanto, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi guna membahas sejumlah program organisasi, salah satunya usulan iuran sebesar Rp3 ribu bagi setiap dukuh di Kabupaten Gunungkidul.
“Nantinya uang yang sudah terkumpul akan digunakan untuk membantu para dukuh yang mengalami musibah atau sakit. Selain itu, bagi dukuh yang purna tugas juga akan diberikan tali asih dari dana yang telah terkumpul,” jelas Iduk.
Ia juga mengingatkan para dukuh agar menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku serta selalu menjaga koordinasi dengan pemerintah kalurahan.
“Kita sebagai dukuh adalah tangan panjang kepala desa. Jika terjadi suatu masalah, segera berkoordinasi dengan atasan atau lurah, jangan langsung ke panewu. Intinya bekerjalah dengan baik dan jangan melanggar aturan,” tegasnya.
Pelantikan tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas para dukuh di Gunungkidul dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat serta pembangunan di tingkat kalurahan.

0 Komentar