Kepala BPBD Gunungkidul Purwono menjelaskan, pohon bibis yang berada di sisi timur Bangsal Sewoko Projo roboh akibat hujan deras dan terpaan angin kencang. Pohon tersebut menimpa sebuah rumah kosong serta pagar bumi Bangsal Sewoko Projo.
“Akibat kejadian ini, atap rumah kosong mengalami kerusakan sekitar lima persen, sementara pagar bumi Bangsal Sewoko Projo sepanjang kurang lebih 10 meter dengan tinggi sekitar 2,5 meter mengalami kerusakan hingga 50 persen,” terang Purwono.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Pemilik aset yang terdampak merupakan Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul.
Usai kejadian, tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Pohon tumbang dipotong dan disingkirkan dari area terdampak, serta dilakukan penguatan pada sisa bangunan pagar yang masih berdiri agar tidak membahayakan.
Penanganan melibatkan sejumlah unsur, antara lain BPBD Gunungkidul, Damkar, Babinsa Wonosari, Bhabinkamtibmas Wonosari, Pemerintah Kalurahan Wonosari, serta warga Padukuhan Purbosari.
“Kondisi di lokasi saat ini sudah aman dan aktivitas di sekitar Bangsal Sewoko Projo kembali berjalan lancar,” tambahnya.
BPBD Gunungkidul kembali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang masih berpeluang terjadi, serta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi pohon atau bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan.


0 Komentar