Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban tengah melakukan aktivitas berenang atau eksplorasi alam bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sekitar lokasi kejadian. Namun secara tiba-tiba, korban terseret arus sungai yang cukup deras hingga akhirnya tenggelam.
Melihat kejadian tersebut, para saksi yang berada di lokasi berusaha memberikan pertolongan dengan melakukan pencarian di sekitar aliran sungai. Karena korban tidak kunjung ditemukan, para saksi kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar.
Sejumlah warga pun berdatangan ke lokasi dan turut melakukan upaya pencarian. Setelah beberapa waktu, korban berhasil ditemukan. Namun nahas, korban diduga telah terlalu lama berada di dalam air sehingga dinyatakan meninggal dunia.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Pelita Husada untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kepergian almarhum WR meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi pihak keluarga, tetapi juga bagi warga Padukuhan Sempon Wetan. Almarhum diketahui baru saja menjabat sebagai dukuh setelah dilantik pada 12 Desember 2025 lalu, dan sempat menjadi tumpuan harapan masyarakat dalam memimpin wilayah tersebut.


0 Komentar