GEDANGSARI (Wartahandayani.com)_Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kapanewon Gedangsari memicu serangkaian kejadian tanah longsor di Kalurahan Hargomulyo, Kabupaten Gunungkidul, pada Selasa (18/02/2026). Sejumlah titik terdampak longsor, mulai dari akses jalan yang tertutup total hingga rumah dan dapur warga yang mengalami kerusakan.
Lurah Hargomulyo Sumaryanta menyampaikan, berdasarkan data kejadian bencana Kalurahan Hargomulyo, longsor terjadi di beberapa padukuhan dengan dampak yang beragam. Di Padukuhan Jatibungkus RT 004, longsor menyebabkan akses jalan tertutup total sehingga menyulitkan mobilitas warga.
Sementara itu, di Padukuhan Suruh RT 001 dan Suruh RT 003, material longsor menimpa rumah warga, di antaranya rumah milik Bapak Surip serta dapur rumah Bapak Sumarjo. Di lokasi lain, rumah Bapak Suprihanto di Suruh RT 003 juga terdampak, meski sebagian material longsor telah ditangani secara swadaya oleh warga sekitar.
Longsor juga mengakibatkan talud jalan kabupaten ambrol di beberapa titik, di antaranya di wilayah Suru Kidul RT 003 dan Suru Lor RT 004. Selain itu, di Padukuhan Jambon RT 001, material longsor menutup akses jalan dua kepala keluarga. Kondisi serupa terjadi di Padukuhan Pace B RT 004, di mana rumah milik Bapak Heru Supriyanto turut terdampak.
Tak hanya itu, aliran air yang tersumbat batang kayu juga menyebabkan air meluap ke badan jalan dan menumbangkan pohon jati di wilayah Suru Kidul RT 004, sehingga membahayakan pengguna jalan.
“Untuk penanganan sementara, kami telah melakukan pemasangan rambu peringatan, terpal darurat, serta pengamanan lokasi rawan. Namun kebutuhan mendesak saat ini adalah logistik untuk kerja bakti dan pembersihan material longsor,” ujar Sumaryanta.
Sumaryanta, menambahkan harapan agar kejadian seperti ini segera mendapatkan tindak lanjut dari pemerintah Kabupaten Gunungkidul, untuk segera merealisasikan pembangunan jembatan/crossway penghubung ke SMP Negeri 3 Gedangsari mengingat TK Negeri Gedangsari merupakan salah satu instansi pendidikan yang sering terdampak banjir bandang yang melanda di wilayah Hargomulyo
Ia menambahkan, pihak kalurahan bersama warga terus berupaya melakukan penanganan awal sembari berkoordinasi dengan instansi terkait. Masyarakat juga diimbau tetap waspada, mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali turun.
Rentetan kejadian ini menjadi pengingat betapa rapuhnya lingkungan permukiman di kawasan perbukitan saat cuaca ekstrem melanda. Warga Hargomulyo berharap adanya dukungan dan perhatian dari berbagai pihak agar dampak longsor dapat segera tertangani dan kehidupan warga kembali normal.


0 Komentar