Perahu Jukung Terbalik Dihantam Gelombang di Pelabuhan Sadeng


GIRISUBO, (Wartahandayani.com)_Kecelakaan laut terjadi di kawasan Pelabuhan Pantai Sadeng, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, Rabu (19/8/2026) pagi. Sebuah perahu jukung terbalik setelah dihantam gelombang besar saat hendak menepi ke dermaga.

Dalam kejadian tersebut, seorang nelayan bernama Tandang (37), warga Pelabuhan Ratu, Jawa Barat, berhasil menyelamatkan diri. Korban dilaporkan dalam kondisi baik dan tidak mengalami luka serius.

Berdasarkan laporan Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah Operasi I Regu 1 Pantai Sadeng, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat itu, Tandang baru saja selesai melakukan aktivitas melaut dan hendak menepi menuju dermaga Pantai Sadeng. Namun, ketika perahu jukung memasuki jalur keluar-masuk atau pelawangan Pantai Sadeng, tiba-tiba dihantam gelombang besar.

Akibat hempasan gelombang tersebut, perahu kehilangan kendali hingga akhirnya terbalik. Tandang yang berada di atas perahu kemudian terhempas ke air.

Beruntung, posisi perahu saat itu tidak terlalu jauh dari beton kubus pemecah gelombang. Korban kemudian berenang menuju tepian dan berhasil menyelamatkan diri.

Kejadian tersebut diketahui oleh saksi Parwanto (49), warga Gesik, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo. Laporan selanjutnya diteruskan kepada petugas untuk mendapatkan penanganan.

Setelah menerima laporan, anggota Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I bersama personel Polairud Pos Sadeng, TNI AL Pos Sadeng, serta warga dan nelayan Pantai Sadeng langsung melakukan evakuasi.

Petugas bersama warga kemudian membantu menarik perahu jukung yang terbalik tersebut hingga ke daratan.

“Korban selamat dan kondisinya baik,” demikian laporan Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Regu 1 Pantai Sadeng.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan laut tersebut. Namun, peristiwa itu mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp12 juta.

Kecelakaan tersebut menjadi pengingat bagi nelayan agar meningkatkan kewaspadaan ketika memasuki jalur pelawangan, terutama dengan memperhatikan kondisi gelombang dan arus laut sebelum menepi ke dermaga.

Posting Komentar

0 Komentar