Wonosari, (Wartahandayani com)-Pemerintah Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, memperingati Hari Jadi ke-117 dengan menggelar acara puncak di Balai Kalurahan Kepek, Jumat (7/8/2026). Meski diselenggarakan secara sederhana menyesuaikan kondisi yang ada, peringatan tersebut berlangsung khidmat dan sarat makna sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang kalurahan.
Lurah Kepek, Bambang Setiawan, mengatakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kalurahan Kepek telah dimulai sejak dua hingga tiga pekan terakhir. Beragam kegiatan digelar dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari ziarah ke makam leluhur, kegiatan kepemudaan, olahraga, hingga berbagai perlombaan.
"Hari ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang sudah kami laksanakan selama beberapa minggu terakhir. Walaupun perayaannya dilakukan secara sederhana karena mempertimbangkan kondisi yang ada, hal itu tidak mengurangi rasa syukur dan kebahagiaan kami dalam menyambut usia Kepek yang ke-117," ujar Bambang.
Dalam acara tersebut turut ditampilkan pusaka-pusaka kalurahan berupa tombak dan keris yang menjadi bagian dari identitas budaya Kalurahan Kepek. Pusaka tersebut disimpan di ruang khusus dan memiliki makna filosofis sebagai simbol persatuan serta kepemimpinan dalam membangun daerah.
"Pusaka itu kami simpan di ruang khusus sebagai simbol semangat kebersamaan. Tombak dan keris memiliki makna satu tekad dan satu garis komando dalam membangun Kalurahan Kepek agar terus maju," jelasnya.
Bambang menuturkan, Hari Jadi ke-117 Kalurahan Kepek mengusung tema "Tumoto Ing Roso", sebuah filosofi yang mengajarkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga harus dilandasi ketulusan hati, rasa memiliki, dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, semangat tersebut menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar lebih mengedepankan pengabdian dan kebersamaan dalam membangun kalurahan.
"Yang terpenting bukan apa yang kita dapatkan dari Kepek, tetapi apa yang bisa kita berikan untuk Kepek. Semua yang kita lakukan hendaknya dilandasi keikhlasan hati yang paling dalam. Itulah makna Tumoto Ing Roso yang ingin kami tanamkan kepada seluruh masyarakat," katanya.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-117 ini, Pemerintah Kalurahan Kepek berharap semangat gotong royong, kebersamaan, serta nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur dapat terus terjaga dan menjadi fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang maju, harmonis, dan berkelanjutan.
Peringatan hari jadi tersebut tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah berdirinya Kalurahan Kepek, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah dengan menjunjung tinggi nilai budaya, persatuan, dan kepedulian sosial sebagai bekal menghadapi tantangan di masa mendatang.


0 Komentar