Gedung Baru Dinas Kesehatan Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Desember 2026


 

Wonosari, (Wartahandayani.com)-Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai membangun gedung baru Dinas Kesehatan di kawasan Siraman, Kapanewon Wonosari. Pembangunan kantor baru ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendukung penataan kawasan Kompleks Pemerintah Daerah (Pemda) Gunungkidul.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, mengatakan pembangunan gedung tersebut telah dimulai sejak pertengahan Juli 2026. Hingga 6 Agustus 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 3,688 persen atau lebih cepat dari target awal yang sebesar 2,291 persen dengan deviasi positif mencapai 1,341 persen.

"Pekerjaan saat ini berjalan sesuai rencana bahkan lebih cepat dari target. Proyek ini dikerjakan oleh CV Praditya dengan melibatkan sekitar 60 tenaga kerja," ujar Rakhmadian.

Gedung baru tersebut dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp7,1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Bangunan dirancang terdiri dari dua lantai dengan panjang 36,4 meter, lebar 18 meter, serta memiliki luas bangunan sekitar 1.310 meter persegi.

Menurut Rakhmadian, desain gedung telah disesuaikan dengan standar keselamatan, termasuk memperhatikan karakteristik wilayah Gunungkidul yang rawan gempa.

"Gedung ini dirancang tahan gempa dan juga mengusung konsep ramah disabilitas guna menjamin keamanan serta kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Pemindahan kantor Dinas Kesehatan ke Siraman dilakukan karena gedung lama yang berada di kawasan dekat SMP Negeri 1 Wonosari akan dialihfungsikan menjadi kantor Puskesmas Wonosari I. Dengan fasilitas yang lebih luas dan modern, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin optimal.

Pembangunan gedung tersebut juga mendapat perhatian langsung dari Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, yang meninjau lokasi proyek pada Jumat (7/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati memberikan sejumlah masukan terkait penggunaan material bangunan agar tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga mempertimbangkan kemudahan perawatan dalam jangka panjang.

"Penggunaan material seperti batu paras disarankan untuk dipertimbangkan kembali agar tidak cepat kotor atau berlumut seiring waktu, mengingat citra Dinas Kesehatan yang harus identik dengan kebersihan," pesan Endah.

Meski pembangunan berjalan sesuai target, masih terdapat beberapa pekerjaan yang belum tercakup dalam anggaran tahun ini, di antaranya pemasangan fasad Aluminum Composite Panel (ACP), pembangunan kanopi bagian depan, serta penataan lanskap dan sarana pendukung area parkir.

Saat ini area parkir di sisi depan maupun samping gedung masih berupa lahan kosong. Pengembangannya akan disesuaikan dengan masterplan kawasan Kompleks Pemda Gunungkidul pada tahap berikutnya.

Proyek pembangunan gedung baru Dinas Kesehatan tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 150 hari kalender, terhitung mulai 15 Juli hingga ditargetkan selesai pada 11 Desember 2026. Pihak pelaksana optimistis pembangunan dapat rampung sesuai jadwal sebelum intensitas musim hujan meningkat pada akhir tahun.

Posting Komentar

0 Komentar