Kapolsek Tepus AKP Suryanto mengatakan korban diketahui bernama Didik Wahyu Setyanto (47), warga Jalan Srikaton Utara 04/05, Purwoyoso, Ngaliyan, Semarang.
“Korban diketahui merupakan sopir bus yang sebelumnya membawa rombongan wisata ke Pantai Slili,” ujar AKP Suryanto.
Peristiwa terjadi saat korban bersama penumpang hendak kembali ke Batang usai berwisata. Ketika bus melaju pelan di pertigaan Pantai Slili, korban tiba-tiba ambruk ke arah kiri.
Kernet bus, Kasirom (46), warga Padurekso, Bandar, Batang, yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha menolong korban. Penumpang lain, termasuk Sugeng Waluyo (53), warga Banyuputih, Batang, turut membantu menurunkan korban dari dalam bus.
Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Tepus bersama tenaga medis dari Puskesmas Tepus I tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas AKP Suryanto.
Dari hasil pemeriksaan awal petugas medis, denyut nadi korban tidak teraba, napas tidak terdengar, saturasi oksigen tidak terdeteksi, serta tidak terdapat respons cahaya pada mata korban.
Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Wonosari untuk pemeriksaan lebih lanjut sekaligus menunggu penjemputan pihak keluarga dari Semarang.
Sementara itu, hasil pemeriksaan RSUD Wonosari menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

0 Komentar