Program ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang selama ini disampaikan melalui berbagai forum resmi, termasuk Musrenbangdes. Sedimentasi yang terjadi selama kurang lebih 36 tahun menyebabkan pendangkalan parah pada aliran sungai, sehingga kerap memicu banjir saat musim hujan.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan bahwa pengerjaan normalisasi saat ini tengah berjalan dan menjadi prioritas penanganan.
“Selain pengerukan sedimentasi, petugas juga akan melakukan pemangkasan pada bagian tempuran agar aliran air tidak langsung menghantam tanggul di sisi kiri yang berbatasan dengan jalan raya dan permukiman warga,” ujar Bupati saat meninjau lokasi pengerjaan, Selasa (14/4/2026).
Proyek normalisasi ini menyasar aliran sungai sepanjang 100 meter. Hingga saat ini, pengerjaan telah memasuki hari kedua dari total target sepuluh hari kerja.
Menurut Bupati, penanganan ini merupakan kewenangan pemerintah daerah DIY dan akan diupayakan secara maksimal guna mengurangi dampak banjir yang selama ini meresahkan warga.
Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di bantaran sungai. Ia meminta agar warga tidak menanam tanaman di sekitar aliran sungai yang berpotensi menghambat arus air.
“Jika kita merebut jalannya air, maka air akan masuk ke rumah untuk meminta jalannya kembali,” tegasnya.
Bupati juga mendorong adanya kegiatan rutin seperti kerja bakti atau Jumat Bersih yang melibatkan masyarakat bersama TNI dan Polri untuk menjaga kebersihan lingkungan sungai.
Di sela peninjauan, Bupati Endah turut menyampaikan rencana relokasi SMK Kelautan yang saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Pemerintah Daerah DIY. Dua lokasi yang menjadi opsi relokasi yakni di Kalurahan Baleharjo dan Kalurahan Paliyan.
Menurutnya, sekolah kejuruan kelautan tidak harus berada di kawasan pesisir, selama fasilitas pendukung pembelajaran dapat terpenuhi dengan baik.
“Relokasi ini diharapkan dapat memberikan fasilitas pendidikan yang lebih representatif bagi para siswa,” pungkasnya.


0 Komentar