Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan, menjelaskan bahwa kendaraan yang terlibat merupakan truk Isuzu Elf nomor polisi AB-8058-KD yang dikemudikan Triyanto, warga Pandeyan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Truk tersebut diketahui mengangkut tujuh orang penumpang.
“Berdasarkan keterangan pengemudi, kendaraan melaju dari arah barat ke timur. Saat di lokasi kejadian, kendaraan sempat oleng, dibanting ke kiri dan ke kanan. Ketika dibanting ke kanan, muncul sepeda motor dari arah berlawanan, sehingga sopir kembali membanting setir ke kiri hingga kendaraan masuk parit dan terguling,” jelas Ipda Nur Ikhwan.
Akibat kejadian tersebut, dua penumpang dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka berat. Korban yakni Juari Isbandi, warga Tepus, mengalami cedera kepala dan patah tulang kaki kiri dalam kondisi tidak sadar, serta Gathot (21), mahasiswa asal Tepus, yang juga mengalami cedera kepala berat dan tidak sadarkan diri.
“Kedua korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya meninggal dunia di rumah sakit,” imbuhnya.
Selain korban meninggal, beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka. Kurniawan Saputro (21) mengalami luka sobek di bagian kepala serta luka pada siku dan lutut kiri dalam kondisi sadar. Sementara Andri Agus Saputro (22) mengalami patah tulang dan juga dalam kondisi sadar.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mendata para korban. Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Gunungkidul.
Ipda Nur Ikhwan mengimbau kepada para pengemudi untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur JJLS yang memiliki karakter jalan berisiko.
“Kami mengingatkan agar pengemudi selalu menjaga konsentrasi, mengendalikan kecepatan, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik demi keselamatan bersama,” pungkasnya.


0 Komentar