Warga Piyaman Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang, Diduga Akibat Penyakit Asma


WONOSARI,(Wartahandayani.com)_Seorang warga Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul ditemukan meninggal dunia di area Ladang Nguni, Padukuhan Ngerboh 1, Minggu (24/05/2026) siang.

Korban diketahui bernama WM (75), seorang buruh harian lepas warga Padukuhan Pakeljaluk RT 03 RW 03, Piyaman, Wonosari.

Kapolsek Wonosari Kompol Tri Wibawa mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya warga meninggal dunia di ladang sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Wonosari bersama petugas medis langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

“Korban sebelumnya sekitar pukul 13.00 WIB pergi ke ladang untuk mencari rumput seorang diri. Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB, saksi yang hendak menuju ladang melihat korban sudah dalam posisi terbaring di atas rumput dan tidak bergerak,” jelas Kompol Tri Wibawa.

Menurutnya, saksi yang panik kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Tak lama kemudian warga bersama Ketua RT mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban.

“Karena warga tidak berani mengambil tindakan sendiri, selanjutnya Ketua RT menghubungi Bhabinkamtibmas Kalurahan Piyaman dan diteruskan laporan ke Polsek Wonosari,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas 2 Wonosari, kata Kapolsek, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

“Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan. Darah yang keluar dari mulut korban diduga akibat menggigit lidah saat menahan rasa sakit, sedangkan keluarnya air kencing diduga terjadi karena korban mengalami rasa sakit sebelum meninggal dunia,” terang Kapolsek.

Lebih lanjut, pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit asma yang sering kambuh. Korban juga diketahui sehari-hari tinggal seorang diri di rumah karena anak-anaknya sedang merantau.

“Korban memang memiliki riwayat sakit asma dan biasanya selalu membawa obat. Dari hasil pemeriksaan bersama petugas medis, keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah murni akibat sakit yang diderita korban,” pungkasnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Posting Komentar

0 Komentar