Mahasiswi di Wonosari Ditemukan Gantung Diri di Rumah, Diduga Terkait Tekanan Skripsi


WONOSARI (Wartahandayani.com)_Seorang mahasiswi berinisial ASR (22), warga Padukuhan Mokol RT 04/RW 06, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di rumahnya, Selasa (10/3/2026) sore. Korban diketahui pertama kali ditemukan oleh orang tuanya sendiri. 

Kapolsek Wonosari Kompol Triwibawa menjelaskan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu orang tua korban, Widarto (51) dan Etik Wulandari (40),  masuk ke dalam rumah dan mendapati anaknya sudah dalam kondisi tergantung di kusen pintu kamar.

“Mengetahui kejadian tersebut, keluarga langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Para tetangga kemudian datang dan membantu mengevakuasi korban,” ujar Kompol Triwibawa.

Korban kemudian segera dibawa ke RS Bethesda Selang Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga, korban dinyatakan telah meninggal dunia.Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh dokter jaga RS Bethesda Selang Wonosari, korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 18.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Dokter sempat melakukan upaya pertolongan berupa kejut jantung, namun tidak berhasil. Dari hasil pemeriksaan juga ditemukan adanya bekas jeratan di bagian leher korban,” jelas Kompol Triwibawa.Selain itu, tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar satu jam sebelum tiba di rumah sakit. 

Pada tubuh korban juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.Dari hasil olah tempat kejadian perkara, korban diketahui gantung diri menggunakan tali pramuka sepanjang kurang lebih 2,5 meter yang diikatkan pada kusen pintu kamar dengan ketinggian sekitar 2,1 meter.

Polisi menduga korban melakukan tindakan tersebut saat kondisi rumah sedang sepi.Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa selama ini tidak ada permasalahan dalam lingkungan keluarga. Namun korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam, jarang keluar rumah, dan tidak banyak bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

“Menurut keterangan keluarga, korban pernah bercerita memiliki masalah terkait skripsi yang belum kunjung selesai,” tambahnya.

Posting Komentar

0 Komentar