Para peserta tidak hanya berasal dari wilayah Gunungkidul dan DIY, namun juga datang dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka menempuh jalur trail sepanjang kurang lebih 30 kilometer dengan medan menantang berupa tanjakan, turunan curam, jalur tanah, hingga lintasan perbukitan.
Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan komunitas yang dikemas dengan aksi sosial. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para pecinta trail, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga Ramadhan Night Trail ke-19 ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi pembangunan Masjid Al Huda Gari sehingga nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar AKBP Damus Asa.
Sementara itu, Ketua Panitia Ramadhan Night Trail ke-19, Septian Nurmansah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif komunitas trail untuk ikut berkontribusi membantu pembangunan tempat ibadah di wilayah Gari.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan difokuskan untuk menggalang dukungan serta partisipasi dari para rider guna membantu proses pembangunan masjid tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Semoga kebersamaan ini membawa manfaat dan membantu percepatan pembangunan Masjid Al Huda Gari,” kata Septian.
Meski menempuh jalur ekstrem, panitia telah menyiapkan sistem pengamanan serta titik pengawasan di sepanjang lintasan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman hingga mencapai garis finis.
Kegiatan Ramadhan Night Trail ke-19 pun berlangsung meriah dengan antusias tinggi dari para rider maupun masyarakat yang turut menyaksikan jalannya acara.


0 Komentar