Link Banner

Inovasi di Tengah Pandemi, Lulusan S2 ini Pilih Jadi Tukang Cukur

Memiliki titel Magister di bidang pendidikan tak lantas membuat pria tampan berusia 28 tahun ini gengsi untuk bekerja tidak sesuai dengan bidangnya. Adalah Ahmad Juanda warga Wukirsari, Baleharjo, Wonosari. Ia nekat membuka babershop di tengah pandemi dengan konsep bayar seikhlasnya.

Juanda mengaku gemar belajar memodifikasi rambut sejak ia kuliah S1. Ia belajar dari komunitas pemangkas rambut yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

  • "Saya juga pernah linier seperti kuliah saya, menjadi pengajar, tapi ternyata incomenya sangat minim, untuk kos di Jogja aja kurang," kata Juanda mengulas, Senin (23/9).

Ia lantas mengasah ketertarikannya memodifikasi rambut dengan melakukan berbagai kursus. Kala bersekolah S2, di sela-sela kesibukan mengajar, ia membuka layanan home service potong rambut. Konsumennya pun cukup banyak.

  • "Saya free paling malam, bisa dua sampai tiga panggilan kala itu iklannya pake platform OLX," ujar pria lajang ini.

Setelah satu tahun lulus dengan titel Magister Pendidikan, ia kemudian pulang ke Gunungkidul. Dengan bekal pengalaman membuat tampilan rambut pria lebih stylish, ia kemudian memberanikan diri membuka barbershop.

  • "Ya memang banyak yang tanya, kenapa sudah s2 kok tidak jadi dosen atau yang lainnya, saya jawab sederhana mengedukasi orang itu tidak melulu di bangku pendidikan formal kok," papar Juanda.

Ia berktekad, potong rambut sesukamu bayar seikhlasmu ini bisa menarik konsumen di tengah pandemi. Sehingga warga bisa mencukur rambut tanpa harus merogoh kocek yang cukup dalam.

  • "Saya juga berniat pengen mengedukasi masyarakat, bahwa keseterilan peralatan cukur itu perlu," kata dia.

Juanda memastikan, peralatan cukur yang ia memiliki selalu steril sebelum digunakan untuk melayani pelanggan. Protokol covid19 juga ia terapkan di barbershopnya.

  • "Pelanggan yang datang juga saya kasih tau, langlah-langkah apa saja sih saat mereka datang, jadinya biar masyaraat tau, potong rambut ini tidak hanya soal style saja, tapi juga ada aspek kebersihan," tutupnya.

Posting Komentar

0 Komentar