KLP JT VERA GUNUNGKIDUL menerapkan program Mandiri Dapur - Warta Handayani

KLP JT VERA GUNUNGKIDUL menerapkan program Mandiri Dapur

Share This
SEMANU (WH) .Senin siang 05/11/2019 Gunungkidul identik dengan kekeringan ,tetapi tidak dengan kelompok yang satu ini KLP JT Vera Gunungkidul Kelompok yang diketuai oleh Wiyono sekaligus yang mempunyai lahan untuk budidaya berbagai tanaman,sayur-sayuran,serta polowijo yang beralamat Dusun Tambakrejo Rt 01/43 Desa Semanu Kecamatan SEMANU

Ditemui di rumahnya Wiyono pemilik lahan pertanian,sekaliagus pembudidaya berbagai tanaman,sayur-sayuran,umbi-umbian,menurut penuturanya merasa sangat senang dengan hobi yang digelutinya disamping kebutuhan dapur tidak perlu beli justru rumah lokasi edukasi sering ramai dikunjungi warga yang mau membeli berbagai bibit sayuran,tanaman ataupun sekedar bermain atau bertanya-tanya tentang pertanian

"Saya berharap kedepanaya melalui program Mandiri Dapur ini warga-warga Gunungkidul tergerak untuk membuat kebun-kebun yang ada disekitar rumah menjadi kebun multifungsi" terang wiyono

Demi memajukan tentang pertanian ke kalangan anak muda di Gunungkidul To Suprapto Abdi Budaya yang membuat konsep Lumbung Mataraman (pertanian terpadu) yang berdiri dari 2017 oleh pemerintah Daerah Isimewa Yogyakarta melalui BKPP  Badan ketahanan pangan dan pertanian  yang berawal hanya satu lokasi dan sampai sekarang di tahun 2019 ada 21 titik Lumbung Mataraman di DIY ditambah 2 lumbung tradisi yaitu Lumbung Padi di Sleman dan Lumbung Gaplek (singkong) di Gunungkidul


"Dengan harapan mandiri dapur  mulai dari penguatan kelembagaan,penguatan teknis,penguatan kebijakan supaya ada komunikasi serta untuk para Pioner-pioner yang membantu pemerintah dalam program  memgembangkan ketahanan pangan menjadi kedaulatan pangan yang ada di Gunungkidul harus dimulai dari warga Gunungkidul sendiri dan dimulai dari keluarga  " terang prapto

Demi melestarikan budaya pertanian yang sudah ada jangan sampai tergerus jaman ,dengan kemampuan SDM yang dimiliki kita harus berani bersaing dipasar Global (nandur opo sik dipangan) makan yang kita tanam,yang mana nantinya akan menghasilakan beberapa fungsi diantaranya menyedikan berbagai hasil tanaman,menyediakan media komunikasi dan menjadi tempat edukasi serta wisata("imbuhnya )pungkas Neli

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here