Akibat kejadian tersebut, seorang pria bernama Paimin mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat sebuah truk bernomor polisi AB 8588 RC berhenti di tikungan utara Tugu Tobong Siyono. Saat itu, Paimin yang merupakan kenek truk tersebut sedang berada di jalan untuk memberikan aba-aba kepada pengendara lain agar melintas secara perlahan.
Pada saat bersamaan, sebuah truk bernomor polisi AB 8546 TK yang dikemudikan Gilang melaju dari arah Piyaman menuju Siyono dengan kecepatan sedang.
Diketahui, Paimin dan Gilang sama-sama merupakan warga Padukuhan Kajar III, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.
Diduga, pengemudi truk tersebut tidak mengetahui adanya kendaraan yang berhenti di tikungan. Kondisi jalan yang menikung ke kanan membuat keberadaan truk yang berhenti sulit terlihat dari arah kedatangan Gilang.
Akibatnya, truk yang dikemudikan Gilang menabrak Paimin yang sedang memberikan aba-aba di jalan. Setelah menabrak korban, truk tersebut juga menghantam bagian belakang kendaraan yang sedang berhenti.
Gilang mengaku tidak mengetahui adanya truk yang berhenti di tikungan tersebut. Selain kondisi jalan yang menikung, menurutnya, tidak terdapat tanda peringatan sebelum tikungan yang menunjukkan adanya kendaraan mogok atau berhenti.
"Saya tidak tahu kalau ada truk macet, karena itu di tikungan ke kanan, serta tidak ada tanda-tanda sebelum tikungan jika ada truk macet," jelas Gilang.
Akibat kecelakaan itu, Paimin mengalami luka serius. Korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, truk yang dikemudikan Gilang mengalami kerusakan berupa penyok pada bagian depan sebelah kiri akibat benturan.


0 Komentar