Ponjong, (Wartahandayani.com)_Kabar duka menyelimuti masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Golkar, Drs. H. M. Gandung Pardiman, MM., meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026) pukul 10.00 WIB di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta.
Kepergian tokoh politik senior asal DIY tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, kolega politik, kader Partai Golkar, serta masyarakat yang selama ini mengenalnya.
Gandung Pardiman merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan DIY. Selain kiprahnya di parlemen, almarhum juga dikenal sebagai mantan Ketua DPD Partai Golkar DIY yang memiliki perjalanan panjang dalam dunia politik dan organisasi.
Jenazah almarhum dijadwalkan dimakamkan di wilayah Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB. Rumah duka berada di Padukuhan Kerjo 2, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul.
Bagi masyarakat Gunungkidul, Gandung Pardiman bukan sekadar politikus yang berkiprah di tingkat nasional. Ia juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan warga, ringan tangan, gemar membantu, serta memiliki perhatian terhadap kehidupan masyarakat kecil.
Semasa hidupnya, Gandung kerap hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Ia juga dikenal aktif memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal agar produk mereka semakin dikenal dan memiliki kesempatan untuk berkembang.
Salah satu kegiatan yang lekat dengan namanya adalah Senam Sak Isane, agenda olahraga bersama masyarakat yang rutin diselenggarakan melalui Gandung Pardiman Center (GPC) bersama jaringan relawannya.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran dan mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka.
Sejumlah kegiatan Senam Sak Isane digelar di berbagai wilayah Gunungkidul dengan melibatkan banyak peserta. Kehadiran pelaku UMKM dalam kegiatan itu turut menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari penjualan makanan dan minuman hingga beragam produk lokal.
Melalui kegiatan tersebut, Gandung membangun kedekatan dengan masyarakat dari berbagai kalangan. Perpaduan antara olahraga, hiburan, kegiatan sosial, dan pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu ciri khas aktivitasnya di tengah masyarakat.
Bagi warga yang pernah merasakan manfaat dari kegiatan sosialnya, kepergian Gandung Pardiman bukan hanya kehilangan seorang tokoh politik, melainkan juga sosok yang selama ini hadir dalam kegiatan dan kehidupan masyarakat.
Gandung Pardiman lahir di Bantul pada 25 Februari 1953. Sebelum dikenal sebagai politikus senior Partai Golkar, ia memiliki latar belakang di bidang pendidikan.
Ia pernah mengabdikan diri sebagai guru di sejumlah sekolah di wilayah Gunungkidul, termasuk di Kapanewon Ponjong dan Karangmojo. Dalam perjalanan kariernya, ia juga pernah mengemban tugas sebagai kepala sekolah dan dosen.
Pengalaman di bidang pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Gandung sebelum terjun lebih jauh ke dunia politik dan organisasi.
Kariernya di Partai Golkar mulai berkembang ketika ia dipercaya menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul pada periode 1992–1997.
Perjalanan organisasinya kemudian berlanjut ke tingkat provinsi. Gandung tercatat menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar DIY pada 1999–2004, sebelum dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul pada 2004–2005.
Selanjutnya, ia memimpin DPD Partai Golkar DIY dalam beberapa periode, yakni 2005–2010, 2010–2015, dan 2020–2025. Pengalaman panjang tersebut menempatkannya sebagai salah satu figur senior yang memiliki peran penting dalam perjalanan Partai Golkar di DIY.
Di bidang legislatif, Gandung Pardiman pernah menjadi anggota DPRD DIY. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DIY pada periode 2004–2009.
Karier politiknya kemudian berlanjut ke tingkat nasional setelah dipercaya menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan DIY. Pengabdiannya di parlemen berlanjut hingga periode 2024–2029.
Perjalanan dari dunia pendidikan, organisasi partai, legislatif daerah, hingga DPR RI menjadi bagian penting dari rekam jejak Gandung Pardiman selama puluhan tahun berkiprah di ruang publik.
Di Gunungkidul, khususnya wilayah Ponjong yang menjadi tempat tinggal sekaligus basis aktivitas sosialnya, ia juga dikenal melalui berbagai kegiatan bersama masyarakat. Melalui Gandung Pardiman Center, ia membangun ruang pertemuan bagi warga, relawan, dan pelaku UMKM untuk berinteraksi dalam berbagai kegiatan.
Kini, perjalanan panjang tersebut telah berakhir. Kepergian Gandung Pardiman meninggalkan kenangan dan duka bagi keluarga besar Partai Golkar serta masyarakat yang mengenalnya, terutama warga Gunungkidul yang selama ini merasakan kedekatannya melalui berbagai kegiatan sosial.


0 Komentar