Akibat tabrakan adu banteng tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Panti Rahayu Kelor.
Kapolsek Karangmojo, AKP Suyanto, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha X-Max bernomor polisi B 4693 STU yang dikendarai pria berinisial BD (59), warga Rawa Bogo, Jatimekar, Kota Bekasi, melaju dari arah selatan menuju utara.
Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di jalan lurus dan datar, pengendara Yamaha X-Max berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun, saat menyalip, kendaraan tersebut melampaui marka jalan garis tengah.
Nahas, pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB 6231 SD yang dikendarai pria berinisial WI (34). Ia memboncengkan perempuan berinisial SFI (27), warga Pagutan, Manyaran, Wonogiri.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
"Kedua sepeda motor itu tabrakan adu banteng," ujar AKP Suyanto.
Benturan keras mengakibatkan pengendara Yamaha X-Max mengalami patah tulang iga, kaki kanan lecet, serta dada kiri memar. Meski mengalami sejumlah luka, korban dilaporkan dalam kondisi sadar.
Sementara itu, pengendara Honda Vario mengalami luka lecet pada bagian wajah dan siku tangan kanan.
Adapun pembonceng Honda Vario, SFI, mengalami luka sobek pada lutut kaki kanan serta memar di bagian dada kiri.
"Untuk pembonceng motor Honda Vario mengalami luka sobek pada lutut kaki kanan, serta dada kiri memar," jelasnya.
Lebih lanjut, AKP Suyanto menyampaikan bahwa ketiga korban telah dievakuasi dan saat ini mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Panti Rahayu Kelor.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain. Pengendara diminta memastikan kondisi jalan dan arus lalu lintas dari arah berlawanan benar-benar aman sebelum melakukan manuver menyalip.


0 Komentar