Salah satu warga Sayangan, Wagimin, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali terjadi pada Selasa (4/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Saat itu, seorang warga terbangun setelah mendengar suara berisik dari arah kandang ternaknya. Ketika diperiksa, warga tersebut mengaku melihat dua ekor anjing berukuran besar berada di sekitar kandang.
Kedua anjing tersebut masing-masing berwarna hitam dan putih. Pemilik ternak kemudian berlari menghampiri kandang untuk mengecek kondisi kambingnya.
"Pemilik hewan langsung berlari menghampiri kambingnya, dan 2 anjing itu pergi meninggalkan lokasi. Namun sayangnya, 2 kambing warga sudah mati," jelas Wagimin, Jumat (21/8/2026) malam.
Selain kambing, pada waktu yang hampir bersamaan, unggas jenis menthok milik warga lainnya juga ditemukan mati. Hewan tersebut ditemukan dengan kondisi terdapat bekas gigitan.
Serangan serupa kembali terjadi pada Selasa (18/8/2026) malam. Kali ini, seekor anak kambing milik warga ditemukan mati dengan kondisi terdapat bekas gigitan.
"Sebelumnya tidak pernah terjadi hal seperti ini. Ada saksi melihat bahwa ada 2 anjing yang ukurannya cukup besar, hampir sama dengan ukuran kambing," kata Wagimin.
Warga hingga kini belum mengetahui secara pasti penyebab kematian sejumlah hewan ternak tersebut. Namun, berdasarkan kesaksian warga yang melihat dua anjing berukuran besar di sekitar kandang, muncul dugaan serangan tersebut dilakukan oleh anjing liar.
Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan keberadaan hewan yang diduga menyerang ternak tersebut dapat diketahui sehingga tidak semakin meresahkan masyarakat.


0 Komentar