Peristiwa tersebut melibatkan sebuah truk bernomor polisi AD 8929 DE dengan mobil Daihatsu Grandmax bernomor polisi AB 1817 QT. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Kapolsek Ngawen AKP Arif Heriyanto menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk bermuatan pakan ternak ayam seberat sekitar 10 ton melaju menuju wilayah Sawahan, Playen, Gunungkidul.
“Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menanjak, truk tidak kuat menanjak sehingga melorot atau berjalan mundur,” ujar AKP Arif Heriyanto.
Truk tersebut dikemudikan oleh Ardi Antoni, laki-laki asal Limbur Tembesi, Bathin VIII, Sarolangun, Jambi. Saat kendaraan berjalan mundur, dari belakang terdapat mobil Daihatsu Grandmax AB 1817 QT yang dikemudikan Sukamto, warga Gringsing, Bareng, Klaten Tengah, Jawa Tengah.
Karena jarak yang terlalu dekat, bagian belakang truk kemudian menyerempet Daihatsu Grandmax sebelum akhirnya truk terguling di badan jalan.
“Akibat kejadian tersebut truk mengalami kerusakan pada bagian bodi kiri, spion kiri pecah, dan tangki solar bocor. Sedangkan Grandmax mengalami lecet pada bagian bodi kanan,” jelasnya.
Dua saksi di lokasi kejadian masing-masing Sri Bakti Surono, perangkat desa setempat, dan Tukiyat, warga Sambirejo, turut membantu proses penanganan awal sebelum petugas datang ke lokasi.
Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan, pendataan, serta membantu proses evakuasi kendaraan yang terguling.
AKP Arif Heriyanto mengimbau para pengemudi kendaraan berat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur tanjakan di wilayah Gunungkidul, terlebih saat membawa muatan berat.
“Pengemudi harus memastikan kondisi kendaraan benar-benar prima, termasuk sistem pengereman dan kemampuan kendaraan saat melewati tanjakan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.


0 Komentar