TANJUNGSARI,(Wartahandayani.com)_Aksi pencurian menimpa SD Negeri 1 Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, pada Rabu (20/5/2026) petang. Dalam peristiwa tersebut, dua unit proyektor milik sekolah raib digondol pelaku, menyebabkan kerugian materiil mencapai sekitar Rp10 juta.
Kasus pencurian itu pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah, Muzariyanto (60), sekitar pukul 18.30 WIB saat hendak menyalakan lampu di lingkungan sekolah. Saat melakukan pengecekan ruangan, ia mendapati dua unit proyektor berwarna putih merek Epson serta satu unit infokus sudah tidak berada di tempat semula.
Mengetahui kejadian tersebut, pihak sekolah segera melaporkannya kepada aparat kepolisian guna penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Tanjungsari, Agus Fitriyatna, mengatakan pelaku diduga memanfaatkan kondisi sekolah yang sedang kosong untuk melancarkan aksinya.
“Pelaku memanfaatkan kesempatan ketika penjaga sekolah tidak berada di tempat,” ujar AKP Agus Fitriyatna.
Polisi menduga pelaku telah lebih dulu mengetahui situasi lingkungan sekolah sebelum melakukan pencurian. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga masuk ke ruang kelas dan membawa kabur dua unit proyektor yang biasa digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Diduga pelaku masuk ke ruang kelas dan membawa kabur dua unit proyektor,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah tidak hanya mengalami kerugian materiil, tetapi juga kehilangan sarana pendukung pembelajaran yang selama ini digunakan dalam proses belajar mengajar di kelas.
Hingga kini, personel Polsek Tanjungsari masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di lokasi.
Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat untuk membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas mencurigakan atau memiliki petunjuk terkait keberadaan barang curian. Selain itu, sekolah-sekolah diminta meningkatkan sistem keamanan, terutama terhadap barang inventaris elektronik seperti proyektor, komputer, dan perangkat pembelajaran lain yang rawan menjadi sasaran pencurian.
“Kami berharap apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini segera melapor agar dapat membantu proses penyelidikan,” pungkas AKP Agus Fitriyatna.


0 Komentar