Bupati Gunungkidul Tinjau Program RTLH, Pastikan Hunian Layak bagi Warga Kurang Mampu


WONOSARI (Wartahandayani.com)_Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, melakukan peninjauan langsung program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di sejumlah wilayah, Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama tim Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), jajaran panewu, lurah, serta unsur TNI dan Polri.

Peninjauan ini bertujuan memastikan bantuan perbaikan rumah benar-benar tepat sasaran, sekaligus merumuskan skema pembangunan hunian yang sehat dan layak bagi masyarakat kurang mampu.

Kunjungan pertama dilakukan di Kelurahan Selang, tepatnya di Padukuhan Randukuning 3, kediaman Sukiran. Ia diketahui hidup seorang diri dalam kondisi memprihatinkan, dengan lantai tanah dan tanpa fasilitas tempat tidur yang layak. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Sukiran mengais rezeki dari barang rongsokan.

Bupati Endah mengungkapkan, selain membangun rumah yang layak dengan fasilitas dasar seperti sanitasi, dapur, dan kamar, pihaknya juga berharap dapat membantu mempererat kembali hubungan Sukiran dengan keluarganya.

“Pak Sukiran diketahui telah berpisah dengan istri dan anaknya selama 15 tahun. Di masa tua, dukungan keluarga sangat dibutuhkan agar tidak hidup sendiri,” ujarnya.

Peninjauan dilanjutkan ke Padukuhan Singkar, Kelurahan Wareng, rumah milik Parno. Bersama istrinya yang juga lanjut usia, Parno tinggal di rumah berdinding bambu (gedek) yang sudah berlubang serta atap yang mulai rapuh.

Melalui program BAZNAS, bantuan difokuskan pada perbaikan rumah inti seperti ruang tamu dan kamar. Dinding akan diganti menjadi tembok yang lebih kokoh, serta penambahan jendela untuk memperbaiki sirkulasi udara. Sementara bagian belakang rumah yang digunakan untuk menyimpan hasil panen dan ternak tetap dipertahankan.

Lokasi terakhir berada di Kelurahan Pulutan, rumah Monika Dewi Sartika. Sebagai seorang ibu tunggal, ia menghidupi empat anaknya dengan bekerja sebagai asisten rumah tangga. Kondisi rumah yang kurang sehat, terutama dari sisi sirkulasi udara, menjadi perhatian utama.

“Pemerintah bersama BAZNAS akan merancang rumah dengan kamar-kamar yang layak agar anak-anak dapat belajar dengan lebih baik,” kata Bupati.

Ia menegaskan bahwa masa depan anak-anak sangat ditentukan oleh lingkungan yang mendukung, termasuk tempat tinggal yang sehat dan nyaman. Selain itu, pemerintah juga akan berkoordinasi terkait status tanah agar proses pembangunan berjalan lancar.

Di sela kegiatan, Bupati memberikan apresiasi kepada ASN dan perangkat daerah yang telah menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Ia juga mengajak masyarakat yang mampu untuk turut berpartisipasi dalam program sosial tersebut.

“Jika membangun rumah sendiri mungkin berat, tetapi melalui BAZNAS kita bisa gotong royong membantu saudara-saudara kita memiliki rumah layak huni,” pungkasnya.

Bupati berharap, bantuan yang diberikan tidak hanya meningkatkan kualitas tempat tinggal, tetapi juga memberikan semangat baru bagi para penerima untuk menjalani kehidupan yang lebih baik serta mendidik anak-anak menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara.

Posting Komentar

0 Komentar