NGAWEN (Wartahandayani.com)_Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Gunungkidul, Dandim 0730/Gunungkidul, serta unsur Forkopimkal, meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di wilayah Kapanewon Ngawen, Selasa (17/02/2026) malam.
Kehadiran pimpinan tertinggi Polri di Gunungkidul tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi keselamatan warga sekaligus memimpin langsung langkah-langkah penanganan darurat di lapangan pasca terjadinya bencana longsor akibat hujan deras.
Dalam arahannya di lokasi bencana, AKBP Damus Asa menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan penebalan pengamanan dengan menempatkan personel sesuai ploting yang telah direncanakan. Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan lingkungan, khususnya untuk melindungi aset warga seperti barang berharga dan hewan ternak yang ditinggalkan saat proses evakuasi.
“Malam ini personel langsung menempati titik-titik rawan. Fokus kita adalah siaga bencana sekaligus menjaga keamanan aset warga. Jangan sampai dalam situasi sulit seperti ini, masyarakat masih dibebani kekhawatiran kehilangan harta benda atau ternak mereka,” tegas AKBP Damus Asa.
Selain memberikan instruksi kepada anggota, Kapolres juga berinteraksi langsung dengan warga terdampak. Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, namun tetap mengutamakan keselamatan jiwa sebagai prioritas utama.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan saling menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Apabila terjadi gangguan kamtibmas atau situasi darurat, segera hubungi layanan 110, Bhabinkamtibmas, maupun Kapolsek setempat. Kami hadir 24 jam untuk melayani masyarakat,” imbuhnya.
Sebagai wujud nyata kesiapsiagaan, Kapolres Gunungkidul juga memerintahkan pendirian tenda darurat dan posko terpadu yang akan mulai beroperasi pada Rabu (18/02/2026). Posko tersebut akan difungsikan sebagai pusat koordinasi evakuasi, pemantauan perkembangan situasi, serta lokasi pengungsian sementara guna memastikan seluruh warga terdampak dapat tertangani secara cepat, tepat, dan terpadu.


0 Komentar