Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa TMMD kali ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, mengingat desa merupakan pondasi utama kekuatan bangsa sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.
“Melalui TMMD ini, kita ingin menghadirkan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat desa, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan sumber daya manusia,” ujar Bupati Endah.
Ia memaparkan, sasaran fisik utama TMMD Sengkuyung ke-127 di Kalurahan Salam meliputi pembangunan cor rabat beton jalan sepanjang 500 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter, serta pembuatan talud jalan sepanjang 24 meter. Selain itu, juga dilakukan rehabilitasi satu unit Balai Padukuhan dan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Mohon doa dan dukungan seluruh warga. Mari kita bersinergi dan bergotong royong untuk membangun desa,” pesan Bupati kepada masyarakat.
Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan menjelaskan, kegiatan TMMD ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai Februari hingga Maret 2026. Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar kegiatan non-fisik berupa berbagai penyuluhan yang akan dilaksanakan pada minggu ketiga Februari 2026.
Materi penyuluhan tersebut meliputi wawasan kebangsaan dan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penanggulangan bencana alam, serta kesehatan dan Keluarga Berencana (KB).
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung ke-127 ini didukung anggaran total sebesar Rp300 juta, yang bersumber dari APBD Provinsi DIY sebesar Rp75 juta dan APBD Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp225 juta.
Adapun personel yang terlibat terdiri dari 40 anggota TNI, 10 anggota Polri, 20 personel dari OPD terkait, serta 40 warga masyarakat yang terlibat aktif setiap harinya.
Sementara itu, Lurah Salam Asmuni menyampaikan rasa bangga dan syukur atas terpilihnya Kalurahan Salam sebagai lokasi pelaksanaan TMMD. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan manfaat pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kegotongroyongan antara warga dengan aparat TNI.
“Program TMMD ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh ketahanan nasional melalui sinergi pemerintah daerah, TNI, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Asmuni.
Dengan dilaksanakannya TMMD Sengkuyung ke-127 ini, diharapkan pembangunan desa di wilayah Kapanewon Patuk semakin merata dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.


0 Komentar