Budi daya ikan lele ini merupakan hasil kolaborasi pendanaan dari Dana Desa, Dana Keistimewaan, serta pemanfaatan Tanah Kas Desa. Selain untuk kolam lele, lahan tersebut juga digunakan untuk penanaman pakan ternak guna menunjang keberlanjutan program.
Lurah Kepek, Bambang Setiyawan, menyampaikan bahwa pada tahap awal pihaknya telah menyiapkan sebanyak 40 kolam bundar yang diisi sekitar 40 ribu bibit ikan lele. Program ini diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan di wilayah Kalurahan Kepek.
“Kami berharap saat panen nanti hasilnya bisa sesuai dengan harapan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bambang.Jumat 09/01
Terkait pemasaran hasil panen, Bambang menjelaskan bahwa pemerintah kalurahan telah menggandeng warga masyarakat, mulai dari tokoh di tingkat RT hingga kelompok dasawisma, untuk membantu penyerapan dan penjualan ikan lele nantinya.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah kalurahan dan masyarakat, program budi daya ikan lele ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi serta membuka peluang usaha bagi warga.
Pemerintah Kalurahan Kepek berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi contoh pemanfaatan lahan desa secara produktif demi kesejahteraan masyarakat.


0 Komentar