Melalui Pesan Berantai Warga Saptosari Resah,Kepala Camat Saptosari Menjelaskan Mengajak Warga Tidak Perlu Resah - WARTA HANDAYANI

WARTA HANDAYANI

AKURAT-MENGINSPIRASI-BERBUDAYA

Iklan

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1441 H,MOHON MAAF LAHIR & BATIN

Jumat, 01 Mei 2020

Melalui Pesan Berantai Warga Saptosari Resah,Kepala Camat Saptosari Menjelaskan Mengajak Warga Tidak Perlu Resah

SAPTOSARI (Wartahandayani.com)_salah satu wilayah Kecamatan yang ditunjuk Bupati Gunungkidul Hj.Badingah S.Sos sebagai lokasi karantina pasien positif rapit test karena memiliki RSUD Saptosari yang dipandangnya mampu untuk menampung orang yang harus dikarantina.Kamis (30/04/202) memasuki hari ke 3 dimana RSUD Saptosari sudah terisi belasan orang yang positif rapit test

Mendengar kabar dengan difungsikannya RSUD Saptosari membuat warga ada yang resah mendengar tentang orang-orang yang dikarantina sudah positif rapit test,melalui pesan berantai tersebar kabar bahwa pasien yang dikarantina di RSUD Saptosari sudah positif Covid 19,padahal salah besar

Kepala Camat Saptosari Jarot Hadiatmojo,S.IP,M.Si saat ditemui pihak Wartahandayani.com agar meredam isu-isu yang beredar melalui pesan singkat Whatsapp tersebut pihaknya angkat bicara

"Saya tegaskan bagi semua warga masyarakat khususnya warga Kecamatan Saptosari dan sekitarnya perlu kami sampaikan banyak penjelasan perihal difungsikannya RSUD Saptosari sebagai tempat isolasi pasien positif rapit test,saya jelaskan dengan kabar yang beredar mengenai pasien positif rapit test tersebut belum bisa dikatakan positif Covid 19 pasalnya masih harus menunggu hadil swab juga" terang Jarot

Bentuk klarifikasi yang disampaikan menghimbau agar warga masyarakat justru harus mensuport para pasien positif rapit test yang sedang dikarantina ,ia juga mengajak untuk membantu para relawan yang sedang mati-matian memutus rantai penyebaran covid 19 saat ini,bukan malah membuat kabar yang menimbulkan keresahan semakain parah

"Pasien positif rapit test masih akan dilakukan swab dulu baru bisa disimpulkan pasien tersebut positif Covid 19 atau negatif,saya berharap warga masyarakt bisa memahami dan juga membedakan yang mana pasien positif tapit test dengan pasien positif Covid 19" imbunnya

Jarot juga menjelaskan dengan tegas bahwa RSUD Saptosari saat ini hanya untuk karantina saja bukan untuk merawat pasien positif, kalaupun nantinya yang dikarantina di RSUD Saptosari ada yang terpapar Covid 19 dan swab positif ,akan dirawat di RSUD Wonosari bukan di RSUD Saptosari, ia juga menjamin keamanan warga sekitar khususnya akan aman dengan tidak terpapar Covid 19

"Tidak hanya di RSUD Saptosari saja yang difungsikan untuk karantina pasien positif rapit test namun banyak rumah sakit yang melakukan hal yang sama bahkan rumah sakit lainnya justru dipergunakan untuk merawat pasien positif Covid 19 saya tegaskan lagi harap tenang tidak gegabah menghadapi keadaan ini mari kita semua berdoa agar pasien positif rapit test hasil swab negatif semua" jelasnya

(Haris)

Untuk berlangganan berita Hub Telp/WA:081336432313

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Pages