Belasan Ormas Berseragam Oranye Menghampiri Kantor Finance,Dampak Penarikan Unit Sepeda Motor Yang Telat Angsuran - WARTA HANDAYANI

WARTA HANDAYANI

AKURAT-MENGINSPIRASI-BERBUDAYA

Iklan

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1441 H,MOHON MAAF LAHIR & BATIN

Rabu, 15 April 2020

Belasan Ormas Berseragam Oranye Menghampiri Kantor Finance,Dampak Penarikan Unit Sepeda Motor Yang Telat Angsuran

WONOSARI (Wartahandayani.com)_Rabu siang (15/04/2020) kantor finance yang berada di Jalan Baron,Padukuhan Tegalsari,Desa Siraman,Kecamatan Wonosari beramai-ramai didatangi oleh pihak pemuda ormas berseragam doreng orange ormas Pemuda Pancasila.Bukan karena tidak alasan apapun pihak ormas mendatangi kantor finance tersebut,datangnya ormas tersebut buntut dari penarikan sepeda motor Honda Beat milik seorang warga Padukuhan Sawah Lor,Desa Banyusoco,Kecamatan Playen.Ormas Pemuda Pancasila menuntut pengembalian unit sepeda montor yang ditariknya

Mendengar ada salah satu anggotanya unit sepeda motornya ditarik yang kemudian anggota lainya tidak terima perlakuan tersebut,lalu sejumlah anggota Ormas Pemuda Pancasila mengambil langkah untuk dilakukannya mediasi perihal penarikan sepeda motor jenis Honda Beat tersebut agar tidak ada kerugian dari kedua belah pihak

Ditariknya sepeda motor lantaran nasabah tersebut tidak membayar kewajiban cicilan selama 4 bulan lamanya,penarikan sendiri dilakukan pada hari Selasa (14/04/2020) kemaren.pihak pemilik kendaraan bermotor tidak terima lalu mengeluh kepada teman-teman satu ormas,yang kebetulan pemilik motor juga anggota dari Pemuda Pancasila

Ketua Pemuda Pancasila Gunungkidul Bowo Paripurno mengatakan kepada awak media berharap kendaraan milik anggotanya dikembalikan lantaran digunakan untuk sarana kerja ,dan jangan ditahan lanjut dilakukannya rundingan agar kedua belah pihak tidak rugi


Dari pihak finance tetap bersih kukuh jika kendaraan itu tidak akan dilepaskan jika tidak ada pembayaran angsuran ,paling tidak 2 kali angsuran baru dilepaskan dan dikembalikan kepada pemikik sepeda motor,permintaan dari finance harus dibayar lebih dulu baru sisanya bisa diangsur

"Setelah dilakukannya mediasi ahirnya sepeda motor milik anggota saya bisa keluar dengan syarat harus bayar 1 kali angsuran dan yang selanjutnya bisa dicicil,saya pun bersedia dijadikan jaminan untuk kedepanya atas pertanggung jawaban anggota saya.Kasihan juga anggota saya yang hanya sebagai buruh lepas kalau motornya tidak dikemmbalikan nanti akan bekerja menggunakan apa,apalagi kondisi perekonomian saat ini sedang tidak stabil,intruksi dari presiden tentang keringanan cicilan kami jadikan alasan juga" terang Bowo Ketua Pemuda Pancasila Gunungkidul

Alotnya dalam perundingan ditambah anggota Ormas Pemuda Pancasila yang ikut hadir mulai kehilangan kesabaran mendengar tuntutan dari pihak finance,yang selanjutnya semakin memanas sehingga anggota dari kepolisian lantas datang untuk mengamankan situasi agar tidak semakin parah"ungkapnya

Neli

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Pages