Masuk Hari Ke-60 Hilangnya Nenek Tua "Marto Markiyem" Masih Menjadi Misteri - Warta Handayani

Masuk Hari Ke-60 Hilangnya Nenek Tua "Marto Markiyem" Masih Menjadi Misteri

Share This
NGAWEN (Wartahandayani.com)_Selasa sore 14/01/2020 ,masih menjadi misteri yang sulit dipecahkan tentang hilangnya Mbah Marto Markiyem dibukit gunung Padukuhan Suru,Desa Kampung ,Kecamatan Ngawen sampai saat ini pencarian masih dilakukan oleh pihak-pihak yang masih penasaran dengan hilangnya beliau

Seperti yang diberitakan dua bulan silam tepatnya 15/11/2019 pukul 09:00 wib Mbah Marto Markiyem menghilang bagai ditelan bumi,tepat besok hari Rabu 15/01/2020 dua bulan sudah Mbah Marto Markiyem hilang dan sampai saat ini belom ada titik terang,bahkan minim sekali informasi dimana keberadaan beliau



Proses pencarian tidak lah waktu sebentar,mulai hari pertama semua petugas dari berbagai pihak sudah terjun langsung ke lokasi ,mulai dari Polsek Ngawen,Bazarnas DIY,BPBD Kabupaten Gunungkidul, BPBD DIY,Tagana,SAR DIY,SAR Kabupaten Gunungkidul, Relawan ICG,Tim K9 Dari Polda,Ikaragil,Dan warga sekitar setiap hari saling bergantian mencari keberadaan Mbah Marto Markiyem, namun belum juga membuahkan hasil yang pasti.Sudah 73 hektar lahan yang disisir tetapi tanda-tanda sama sekali tidak ada yang bisa mendapatkannya

Tidak hanya dari kalangan pemerintahan saja Tim pencari menghilangnya Mbah Marto Markiyem, sudah tidak terhitung puluhan bahkan ratusan paranormal,dukun,indigo,kyai,ustad berusaha mencari dengan cara masing-masing, alhasil belum juga menemukan titik terang



Tepat besok hari Rabu 15/01/2020 adalah hari ke 60 menghilangnya Mbah Marto Markiyem, kali ini Wartahandayani.com menyambangi daerah tersebut dan di dampingi kepala dusun setempat Sugiyanto memaparkan apa yang dirasa semenjak kejadian hilangnya beliau sampa saat ini titik terang belum atau tidak sama sekali didapat

"Saat ini saya masih sering dikunjungi relawan yang mau mencari keberadaan Mbah Marto Markiyem ,mereka yang datang tidak hanya dari satu lokasi tetapi dari berbagai daerah bahkan orang luar jawapun menyempatkan datang walau sekedar pengen melihan daerah lokasinya ,lalu tidak sedikit juga yang langsung rutun ke hutan untuk mencari Mbah Marto, dengan cara masing-masing" kata Sugiyanto

14/01 "Saat ini saya masih sering dikunjungi relawan yang mau mencari keberadaan Mbah Marto Markiyem ,mereka yang datang tidak hanya dari satu lokasi tetapi dari berbagai daerah bahkan orang luar jawapun menyempatkan datang walau sekedar pengen melihan daerah lokasinya ,lalu tidak sedikit juga yang langsung rutun ke hutan untuk mencari Mbah Marto, dengan cara masing-masing" kata Sugiyanto

Kami khususnya warga Dusun Suru juga masih memendam rasa penasaran yang luarbiasa ,kami pun hanya berharap besar dimana keberadaan Mbah Marto segera ditemukan,atupun ada misteri dibalik semua ini semoga segera terkuak ada apa sebenanya dengan menghilangnya Mbah Marto Markiyem, sampai menghebohkan warga Diwilayah Kabupaten Gunungkidul bahkan sudah sampai luar jawa info ini terdengar"imbuhnya


Diwaktu yang sama ditemui dirumah Kepala Dusun Suru anak dari Mbah Marto Markiyem Mikestari (47) yang saat itu sedang ada acara ibu-ibu mengatakan kepada Wartahandayani.com bahwa upaya mencari orang tuanya juga tidak ada hentinya,cara apapun ditempuh ,masukan info dari siapa saja juga dijalani tetapi hasilnya juga sama .Titik terang keberadaan orang tuanya belum membuahkan hasil

"Saya hanya pasrah,upaya kami keluarga besar juga tidak ada hentinya,kadang dalam mimpi pun saya sering ditemui Mbah Marto Markiyem yang isinya pengen pulang kerumah,jadi mimpi itu selalu menjadi pedoman kami satu keluarga besar tetap akan mencari dimana simbah berada" kata Milestari

Tidak terasa sudah dua bulan kami ditinggalkan orang tua kami,saat ini hanya kesedihan yang kami rasa,upaya para petugas pun juga belum membuahkan hasil sampai sekarang,bahkan tamu-tamu dari luar yang hendak mencari orang tua kami pun saya persilahkan,tetapi hasilnya pulang dengan tangan kosong.Kami berharap besar masih hidup dan tidaknya orang tua kami sesegera mungkin diketemukan ntah siapa saja yang menemukan"pungkasnya (neli)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar