Warga Ngawen Dihebohkan Dengan Lahirnya Anak Sapi Berkaki Lima - Warta Handayani

Warga Ngawen Dihebohkan Dengan Lahirnya Anak Sapi Berkaki Lima

Share This
NGAWEN (Wartahandayani.com)_Minggu pagi 22/12/2019 Warga padukuhan Jono RT 03 RW 05 Desa Tancep Kecamatan Ngawen.Jumat sore 20/12/2019 pukul 15:00 wib, dihebohkan dengan lahirnya anak sapi jenis limosin yang memiliki kaki lima berjenis kelamin laki -laki ,Sukimin pemilik sapi merasa kaget pasalnya sapi miliknya melahirkan anak yang tidak wajar

Anak sapi jenis limosin dengan kelainan memiliki kaki lima dan enam telapak kaki,kondisi sehat umur anak sapi baru tiga hari

Wasimin menuturka kepada Wartahandayani.com bahwa sapi miliknya sebenarnya jenis jawa tetapi beberapa bulan yang lalu sapinya dikawinkan dengan cara kawin suntik,saat ini indukan sapi unik tersebut sudah tiga kali melahirkan

"Saya kaget pasalnya saya juga tidak ada firasat apa-apa tentang sapi saya,kejanggalanpun juga tidak ada,proses lahirnya pun juga normal ,hanya saja sebelum melahirkan tepat malam jumat wage tidak bisa tidur, kata pemilik sapi



Hanya saja disaat proses melahirkan nampak dari induknya seperti kesulitan saat mau mengeluarkan anaknya,setelah lahir saya langsung dikagetkan karena terlihat jelas bahwa kaki dari (pedet) anak sapi kakinya ada lima"terang Sukimin

Karena lahirnya pada hari Jumat wage ,anak saya yang perempuan sempat bilang ke saya" pak sapinya dinamakan wage saja" ungkapan anak saya,saat ini sapi saya namakan Wage"ujar Wasimin

Saya akan rawat anak sapi tersebut dan harapan saya tetap sehat layaknya sapi-sapi lainya,kalaupun ada yang mau membelinya saya tidak akan menjualnya justru terlintas kata dalam hati semoga dengan lahirnya anak sapi yang unik ini akan membawa berkah buat kluarga kami"imbuhnya

22/12


Semapat satu dua tawaran yang datang untuk membelinya dengan harga yang luar biasa tetapi saya tidak tertarik,anak sapi akan saya rawat"kata dia

Saat ini rumah Sukimin pemilik sapi unik ramai didatangi orang,tidak hanya warga  masyarakat sekitar bahkan dari luar daerah"pungkas (neli)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar